Leap Wallet mengumumkan akan menutup secara permanen semua produknya pada 28 Mei 2026, memaksa ratusan ribu pengguna ekosistem Cosmos untuk memigrasi wallet merLeap Wallet mengumumkan akan menutup secara permanen semua produknya pada 28 Mei 2026, memaksa ratusan ribu pengguna ekosistem Cosmos untuk memigrasi wallet mer

Shutdown Leap Wallet Paksa Migrasi Massal ke Cosmos: Pengguna Berpacu dengan Waktu

2026/04/03 18:59
durasi baca 2 menit
Untuk memberikan masukan atau menyampaikan kekhawatiran terkait konten ini, silakan hubungi kami di [email protected]

Leap Wallet mengumumkan akan menutup semua produknya secara permanen pada 28 Mei 2026, menandai akhir perjalanan selama empat tahun sebagai salah satu wallet non-custodial terpopuler di ekosistem Cosmos.

Penutupan ini berdampak pada ekstensi browser, aplikasi mobile, Compass Wallet, Swapfast, dan validator Cosmos Hub milik Leap. Pengguna memiliki waktu sekitar delapan minggu untuk mengekspor recovery phrase dan migrasi ke alternatif lain.

Mengapa Shutdown Penting

Leap diluncurkan pada 2022 dan dengan cepat menjadi wallet pilihan utama bagi pengguna Cosmos yang berburu airdrop di chain seperti Celestia (TIA), Cosmos Hub (ATOM), dan Osmosis (OSMO).

Proyek ini juga mengumpulkan dana sebesar US$3,2 juta dari CoinFund dan Pantera Capital serta memperluas dukungan untuk lebih dari 100 chain, termasuk jaringan EVM, Solana, dan Sui.

Leap melayani ratusan ribu pengguna di seluruh dunia. Tim mereka tidak mengungkapkan alasan spesifik terkait penutupan ini, namun menyampaikan keputusan tersebut sudah dipertimbangkan secara matang.

Mereka tetap menegaskan dukungannya terhadap masa depan jangka panjang industri aset kripto.

Apa yang Harus Pengguna Lakukan Sekarang

Karena Leap bersifat non-custodial, semua dana pengguna tetap aman di blockchain. Pengguna harus mengekspor recovery phrase atau private key mereka sebelum 28 Mei dan mengimpornya ke wallet lain seperti Keplr, MetaMask, Phantom, atau Rabby.

Tidak perlu melakukan transfer aset. Alamat maupun saldo akan langsung terbawa otomatis.

Pengguna yang staking ATOM menggunakan validator Leap memiliki batas waktu yang lebih mendesak.

Validator tersebut tidak akan lagi menghasilkan reward setelah penutupan. Redelegasi validator membantu menghindari masa unbonding selama 21 hari, sehingga token tidak terkunci tanpa menghasilkan yield.

Minggu Sulit untuk Proyek Aset Kripto

Penutupan Leap terjadi di tengah masa yang sangat berat, karena pada minggu yang sama juga terjadi:

  • Dmail ditutup
  • Yupp AI menghentikan operasinya
  • Wallet Magic Eden juga sudah berhenti berfungsi, dan
  • Terjadi eksploitasi Drift Protocol senilai US$285 juta di Solana.

Dukungan untuk proses migrasi masih tersedia hingga batas waktu 28 Mei. Sementara itu, apakah proyek-proyek kripto menengah lainnya dapat bertahan di tengah pelemahan pasar saat ini masih menjadi tanda tanya besar seiring pasar yang semakin mengecil.

Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.

PRL $30.000 + 15.000 USDT

PRL $30.000 + 15.000 USDTPRL $30.000 + 15.000 USDT

Deposit & berdagang PRL untuk meningkatkan hadiah!