James Wynn, salah satu trader aset kripto yang paling diperhatikan, terlikuidasi setelah melakukan short pada Bitcoin (BTC) di decentralized exchange Hyperliquid. Firma intelijen on-chain Arkham Intelligence telah mengonfirmasi likuidasi tersebut.
Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara langsung
Setelah dilikuidasi, akun Wynn hanya tersisa lebih dari US$900, dengan kerugian sebesar US$20.000.000 menurut data HypurrScan.
Wynn sempat memperingatkan para trader pada akhir pekan lalu bahwa kondisi di berbagai pasar akan memburuk sebelum akhirnya membaik. Ia memaparkan strategi defensif multi-aset miliknya, yang meliputi short pada S&P 500 dan Nasdaq, long pada minyak mentah WTI, serta membeli BTC saat mengalami penurunan harga dengan dana spot secara selektif.
Posisi bearish Wynn bertepatan dengan ketegangan geopolitik yang meningkat di sekitar Selat Hormuz dan harga minyak yang bertahan di atas US$100 per barel. tapi, Bitcoin justru naik tajam berlawanan dengan posisi short miliknya.
BTC naik sebesar 3% selama 24 jam terakhir. Hari ini, aset kripto tersebut sempat reli ke level tertinggi intraday di atas US$70.000, yang merupakan posisi tertingginya dalam lebih dari satu minggu. Data dari BeInCrypto Markets menunjukkan, saat berita ini dimuat, BTC diperdagangkan di harga US$69.133.
BeInCrypto melaporkan reli ini didorong oleh short squeeze di pasar derivatif yang menyebabkan sekitar US$196.000.000 posisi short terlikuidasi di seluruh pasar. Total kapitalisasi pasar kripto pulih ke US$2,35 triliun pada 6 April, naik sekitar US$89.000.000.000 dari titik terendah US$2,27 triliun pada 5 April.
Langganan saluran YouTube kami untuk menonton pemimpin dan jurnalis membagikan wawasan ahli

