Jerman memimpin Uni Eropa dalam jumlah lisensi MiCA yang diterbitkan. Negara ini juga memiliki node Bitcoin terbanyak di antara negara-negara Eropa lainnya. BanJerman memimpin Uni Eropa dalam jumlah lisensi MiCA yang diterbitkan. Negara ini juga memiliki node Bitcoin terbanyak di antara negara-negara Eropa lainnya. Ban

Jerman Pimpin Uni Eropa dalam Lisensi MiCA — Tapi Startup Kripto Mulai Pergi

2026/04/08 21:35
durasi baca 4 menit
Untuk memberikan masukan atau menyampaikan kekhawatiran terkait konten ini, silakan hubungi kami di [email protected]

Jerman memimpin Uni Eropa dalam jumlah lisensi MiCA yang diterbitkan. Negara ini juga memiliki node Bitcoin terbanyak di antara negara-negara Eropa lainnya.

Bank-bank besar seperti Deutsche Bank, DZ Bank, dan Commerzbank, semuanya sudah masuk ke industri aset kripto dengan mengikuti aturan regulasi baru ini.

Gambaran Resmi vs Realita di Lapangan

Secara angka, datanya memang terlihat kuat. Nampaknya, pelaku yang paling dekat dengan industri justru melihat kenyataan berbeda. Meski indikator resmi menunjukkan keberhasilan, aktivitas dan talenta bergerak menuju yurisdiksi Eropa lain.

Kesenjangan antara data statistik dan realita di lapangan memperlihatkan tantangan struktural yang bisa mengancam posisi Jerman sebagai pusat kripto dalam jangka panjang.

Perkembangan Pasar Eropa/JermanPerkembangan Pasar Eropa/Jerman | Sumber: BankingHub by zeb

Lebih dari 30 lisensi aset kripto telah diberikan, jumlah ini lebih banyak daripada hampir semua negara UE lainnya. Luksemburg hanya menyetujui tiga lisensi saja.

Secara angka, jelas Jerman unggul. Namun, sebagian besar lisensi tersebut justru diberikan kepada bank-bank tradisional yang hanya menawarkan layanan terbatas. Startup dan perusahaan kripto native yang membangun infrastruktur aset digital generasi berikutnya, memilih untuk mengurus lisensi di negara lain, kemudian memanfaatkan paspor layanan masuk ke Jerman.

Jerman menambah 16 institusi baru berlisensi MiCA pada kuartal keempat 2025, namun angka ini menutupi tren yang mengkhawatirkan. Sebagian besar institusi tersebut adalah bank tradisional yang hanya menawarkan satu jenis layanan seperti eksekusi order atau transfer. Lingkup yang makin sempit ini menimbulkan pertanyaan: pasar aset kripto macam apa yang sebenarnya sedang dibangun Jerman, sebab dikuasai institusi lama dan bukannya inovasi baru.

Subscribe ke YouTube kami untuk menyaksikan pemimpin industri dan jurnalis membagikan wawasan ahli

Berlin dan Frankfurt Makin Tertinggal

Pada dewan ahli BeInCrypto terkait MiCA dan regulasi kripto, Matthias Steger, penasihat pajak aset kripto yang pernah berinteraksi langsung dengan Kementerian Keuangan Jerman soal regulasi aset digital, bicara secara lugas mengenai kondisi ini.

Pernyataan ini menggambarkan inti masalahnya. Jerman menerapkan aturan MiCA lebih ketat daripada hampir semua negara Uni Eropa lain. Celah inilah yang membuat para perusahaan memilih kota seperti Wina, Lisbon, dan yurisdiksi lain yang lebih cepat dan tidak terlalu banyak menuntut.

Retorika pro-kripto saja tidak cukup, jika penerapannya justru sangat ketat di Uni Eropa. Ketidakseimbangan inilah yang akhirnya “diselesaikan” oleh perusahaan dengan relokasi.

MiCA mulai berlaku penuh di seluruh Uni Eropa pada Desember 2024. Mayoritas negara UE mengambil periode transisi penuh selama 18 bulan. Namun, Jerman memperpendeknya menjadi 12 bulan saja, menetapkan tenggat waktu 31 Desember 2025 untuk seluruh penyedia layanan aset kripto wajib sepenuhnya beralih ke otorisasi CASP di bawah pengawasan BaFin. Jadwal agresif seperti ini menambah tekanan, terutama bagi perusahaan yang sudah kesulitan dari sisi biaya kepatuhan.

Tingkat Adopsi Kripto di JermanTingkat Adopsi Kripto di Jerman | Sumber: Datawallet

Wina Muncul Sebagai Pusat Baru yang Sebenarnya

Otoritas Pasar Keuangan Austria berhasil menempatkan diri sebagai otoritas lisensi MiCA paling ramah di Uni Eropa. Keunggulannya jelas: waktu penerbitan lisensi efisien, di bawah enam bulan, jauh lebih cepat dibanding proses di Jerman. Lingkungan regulasi di Wina menawarkan kejelasan tanpa beban birokrasi berlebih seperti yang sering perusahaan alami di Jerman.

Hasilnya terlihat nyata dan signifikan. Bybit membangun kantor pusat Eropa mereka di Wina setelah mengantongi lisensi MiCA dari FMA, ditambah rencana merekrut lebih dari 100 staf.

KuCoin juga memilih Austria sebagai basis regulasi untuk kawasan Uni Eropa. AMINA, bank aset digital asal Swiss, memilih Wina ketimbang Frankfurt atau Berlin. Pilihan ini terlihat cukup menonjol, apalagi mengingat kekuatan kelembagaan yang dimiliki Jerman.

Steger mengakui perubahan besar ini:

Rekomendasi dari Steger pun juga sangat to the point:

Pandangan ini sejalan dengan mayoritas praktisi di industri. Jerman sudah punya infrastruktur, basis institusi, hingga kredibilitas regulasi. Negara ini juga punya node Bitcoin terbanyak di Eropa, relasi perbankan, dan keahlian finansial. Namun, apakah bisa mempertahankan perusahaan-perusahaan yang membangun ekosistem tersebut masih jadi pertanyaan tersendiri.

Peluang Pasar
Logo Lorenzo Protocol
Harga Lorenzo Protocol(BANK)
$0.03314
$0.03314$0.03314
+1.09%
USD
Grafik Harga Live Lorenzo Protocol (BANK)
Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.

PRL $30.000 + 15.000 USDT

PRL $30.000 + 15.000 USDTPRL $30.000 + 15.000 USDT

Deposit & berdagang PRL untuk meningkatkan hadiah!