Bitcoin selama ini dikenal sebagai sistem yang sangat aman. Perkembangan teknologi baru mulai menantang asumsi tersebut. Komputer kuantum berpotensi memecahkanBitcoin selama ini dikenal sebagai sistem yang sangat aman. Perkembangan teknologi baru mulai menantang asumsi tersebut. Komputer kuantum berpotensi memecahkan

Kiamat Bitcoin? Google Klaim Komputer Kuantum Bobol BTC dalam 9 Menit!

2026/04/09 16:54
durasi baca 4 menit
Untuk memberikan masukan atau menyampaikan kekhawatiran terkait konten ini, silakan hubungi kami di [email protected]

Bitcoin selama ini dikenal sebagai sistem yang sangat aman. Fondasi keamanannya berasal dari kriptografi bernama Elliptic Curve Digital Signature Algorithm (ECDSA), yang secara praktis hampir mustahil dipecahkan oleh komputer biasa. Inilah yang membuat kepemilikan aset di jaringan Bitcoin tetap terjaga.

Namun, perkembangan teknologi baru mulai menantang asumsi tersebut. Riset terbaru dari Google memunculkan klaim bahwa komputer kuantum berpotensi memecahkan sistem keamanan Bitcoin hanya dalam hitungan menit. Klaim ini tentu memicu pertanyaan besar: apakah Bitcoin benar-benar terancam? Tim Research Tokocrypto akan membahasnya!

Apa Itu Komputer Kuantum?

Komputer kuantum adalah jenis komputer yang bekerja dengan prinsip fisika kuantum, menggunakan unit yang disebut qubit. Berbeda dengan komputer klasik yang memproses data secara linear, komputer kuantum dapat mengeksplorasi banyak kemungkinan sekaligus melalui konsep seperti superposition dan entanglement.

Kemampuan ini membuatnya sangat unggul dalam menyelesaikan masalah tertentu, termasuk yang menjadi dasar sistem kriptografi modern—seperti faktorisasi angka besar dan logaritma diskret.

Bagaimana Bitcoin Diamankan?

Bitcoin mengandalkan ECDSA untuk memastikan bahwa hanya pemilik private key yang dapat mengontrol asetnya. Sistem ini bergantung pada satu asumsi utama: sangat sulit untuk menurunkan private key dari public key menggunakan komputer klasik.

Masalah matematika di baliknya, yaitu Elliptic Curve Discrete Logarithm Problem (ECDLP), selama ini dianggap aman. Namun, asumsi ini bisa berubah jika komputer kuantum berkembang pesat.

Klaim Google: Bisa Dipecahkan dalam 9 Menit?

Dalam penelitiannya, Google menjelaskan bahwa secara teori, algoritma kuantum seperti Shor’s Algorithm dapat memecahkan ECDLP. Mereka mengestimasi bahwa dengan komputer kuantum yang cukup canggih—menggunakan ratusan ribu qubit—proses tersebut bisa dilakukan dalam waktu sekitar 9 menit.

Namun, penting dicatat bahwa angka ini berasal dari simulasi dalam kondisi ideal. Hardware yang dibutuhkan untuk mencapai performa tersebut saat ini belum tersedia. Dengan kata lain, klaim ini lebih menggambarkan potensi masa depan, bukan kemampuan yang sudah bisa dilakukan sekarang.

Realita vs Kekhawatiran: Seberapa Dekat Ancamannya?

Meski belum realistis hari ini, perkembangan teknologi menunjukkan arah yang tidak bisa diabaikan. Google mengungkap bahwa efisiensi quantum computing meningkat signifikan, dengan kebutuhan logical qubit yang semakin rendah.

Jika suatu saat komputer kuantum mampu beroperasi dalam skala besar, potensi serangan bisa terjadi bahkan dalam waktu yang mendekati block time Bitcoin (±10 menit). Simulasi menunjukkan peluang pencurian aset bisa mencapai sekitar 41% dalam skenario tertentu.

Karena itu, banyak pihak memperkirakan bahwa industri crypto memiliki waktu terbatas, sekitar hingga tahun 2029, untuk beradaptasi sebelum ancaman ini menjadi lebih nyata.

Baca juga: OpenClaw Aman atau Tidak? Ini yang Perlu Dipahami Pengguna

Bukan Hanya Bitcoin: Risiko Sistemik Global

Perlu dipahami, kriptografi yang digunakan Bitcoin tidak hanya eksklusif di dunia crypto. Teknologi serupa juga digunakan dalam sistem perbankan, komunikasi pemerintah, hingga infrastruktur digital global.

Jika komputer kuantum mampu memecahkan sistem ini, dampaknya bisa meluas jauh melampaui Bitcoin. Ini bukan sekadar masalah crypto, tetapi potensi risiko sistemik terhadap keamanan digital dunia.

Apakah Bitcoin Akan Beradaptasi?

Kabar baiknya, komunitas developer Bitcoin sudah mulai mempersiapkan transisi menuju post-quantum cryptography (PQC). Salah satu pendekatan yang sedang dibahas adalah proposal seperti BIP360, yang membuka kemungkinan sistem keamanan yang lebih fleksibel dan dapat ditingkatkan di masa depan.

Artinya, alih-alih “menghancurkan” Bitcoin, perkembangan quantum justru bisa menjadi pemicu evolusi teknologi blockchain itu sendiri.

Bagaimana dengan Industri Secara Umum?

Upaya menuju era post-quantum tidak hanya terjadi di dunia crypto. Ethereum sudah mulai mengembangkan solusi sejak 2018, sementara lembaga global seperti NIST tengah memfinalisasi standar kriptografi baru.

Bahkan sektor tradisional seperti perbankan (misalnya SWIFT) juga mulai bersiap. Ini menunjukkan bahwa transisi menuju sistem keamanan baru sudah dimulai dan menjadi prioritas lintas industri.

Kesimpulan

Quantum computing memang membuka kemungkinan bahwa sistem keamanan Bitcoin tidak bersifat permanen. Namun, ancaman tersebut masih berada di tahap teoritis dan belum menjadi risiko langsung saat ini.

Meski begitu, percepatan teknologi membuat industri tidak bisa bersikap pasif. Masa depan Bitcoin dan sistem digital lainnya akan sangat bergantung pada kesiapan bertransisi ke era post-quantum cryptography.

Baca juga: Cara Kerja OpenClaw: Bagaimana Teknologi Ini Digunakan di Dunia Crypto?


Investasi dan trading crypto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset crypto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

The post Kiamat Bitcoin? Google Klaim Komputer Kuantum Bobol BTC dalam 9 Menit! appeared first on Tokocrypto News.

Peluang Pasar
Logo Bitcoin
Harga Bitcoin(BTC)
$71,121.81
$71,121.81$71,121.81
-0.26%
USD
Grafik Harga Live Bitcoin (BTC)
Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.

PRL $30.000 + 15.000 USDT

PRL $30.000 + 15.000 USDTPRL $30.000 + 15.000 USDT

Deposit & berdagang PRL untuk meningkatkan hadiah!