Jaringan listrik Luzon mencatat peringatan kuning pertamanya tahun ini menyusul pemadaman pembangkit listrik tenaga gas utama dan beberapa pembangkit listrik tenaga air, menurut National Grid Corp. of the Philippines (NGCP).
Dalam pengumuman pada hari Kamis, NGCP mengatakan telah menempatkan jaringan Luzon di bawah peringatan kuning dari pukul 16.00 hingga 22.00.
Permintaan puncak mencapai 11.966 megawatt (MW) sementara kapasitas yang tersedia berada di 12.223 MW.
Total 5.137,2 MW tidak tersedia untuk jaringan setelah 35 pembangkit mengalami pemadaman paksa sementara 14 beroperasi pada kapasitas yang berkurang.
Peringatan kuning dikeluarkan ketika margin operasi tidak mencukupi untuk memenuhi persyaratan kontingensi jaringan transmisi.
NGCP mengaitkan pemberlakuan peringatan kuning dengan terputusnya dua pembangkit gas utama di Batangas, serta tidak tersedianya pembangkit listrik tenaga air di Magat, Isabela.
Pemadaman tersebut memicu Manila Electric Co. untuk menerapkan penurunan beban otomatis yang berlangsung selama 10-15 menit di dalam area waralabanya.
Pasokan listrik dipulihkan di semua area yang terdampak pada pukul 15.01.
Peringatan kuning juga diberlakukan di jaringan Visayas dari pukul 18.00 hingga 19.00 karena kekurangan daya yang diimpor dari Luzon.
Kapasitas yang tersedia di jaringan tersebut berada di 2.597 MW, hampir melampaui permintaan sebesar 2.368 MW. — Sheldeen Joy Talavera


