Sebuah pengajuan regulasi yang dibuat pada hari Kamis diduga menyatakan bahwa SpaceX milik Elon Musk berencana mengandalkan hukum Texas untuk mempersulit penawar yang tidak bersahabat atau investor aktivis dalam memaksakan perubahan di perusahaan tersebut.
Hal itu mencakup upaya untuk membeli kendali melalui penawaran tender, memulai kontes proksi, atau menyingkirkan pejabat dan direktur saat ini. Bagi perusahaan yang menuju apa yang berpotensi menjadi IPO terbesar sepanjang masa, SpaceX menegaskan bahwa tidak ada yang bisa begitu saja masuk dan mulai mengubah segalanya.

Pengajuan tersebut menunjukkan bahwa SpaceX menginginkan keunggulan sebelum hiruk pikuk Wall Street yang sesungguhnya dimulai. Perusahaan ini sedang mempersiapkan IPO yang bisa menilainya sekitar $1,75 triliun pada musim panas ini.
Jika itu terjadi, SpaceX akan menarik eksplorasi luar angkasa lebih dalam ke pasar arus utama dan keluar dari sudut yang murni spekulatif. Hal itu penting karena begitu sebuah perusahaan go public, tekanan biasanya menjadi lebih keras, lebih cepat, dan jauh lebih menjengkelkan.
Dalam pengajuan tersebut, SpaceX menyatakan bahwa beberapa bagian hukum Texas, bersama dengan anggaran dasar dan peraturan perusahaannya, dapat mempersulit berbagai jenis serangan korporat, seperti "akuisisi terhadap kami melalui penawaran tender, kontes proksi atau cara lain, atau pemecatan pejabat dan direktur petahana kami."
Perusahaan juga menyatakan bahwa undang-undang anti-pengambilalihan di Texas "diharapkan dapat mencegah praktik pengambilalihan yang memaksa dan penawaran pengambilalihan yang tidak memadai." Pengajuan tersebut kemudian menambahkan bahwa siapa pun yang mencoba mengambil alih SpaceX harus "terlebih dahulu bernegosiasi dengan kami."
Pernyataan itu muncul di saat investor aktivis masih aktif bergerak. Data Barclays menunjukkan bahwa para aktivis meluncurkan 41 kampanye di perusahaan-perusahaan AS selama kuartal pertama 2026. Angka itu naik 3% dari tahun sebelumnya. Sektor yang paling banyak mereka bidik adalah teknologi dan industri.
Prospektus yang sama juga memuat masalah lain yang bisa berdampak bagi investor, yaitu berbagai penyelidikan terkait pembuatan dan penyebaran gambar yang melecehkan secara seksual oleh xAI dapat menyebabkan perusahaan kehilangan akses ke beberapa pasar.
Dalam bagian risiko, pengajuan tersebut menyebutkan bahwa lembaga-lembaga di seluruh dunia "secara aktif menyelidiki dan melakukan penyelidikan terkait media sosial atau penggunaan AI" di bidang-bidang seperti periklanan, perlindungan konsumen, dan distribusi konten berbahaya.
Pengajuan tersebut menyatakan bahwa SpaceX menghadapi "tuduhan bahwa produk AI kami digunakan untuk membuat gambar eksplisit tanpa persetujuan atau konten yang menggambarkan anak-anak dalam konteks seksual." Disebutkan pula bahwa penyelidikan tersebut dapat membuat perusahaan menghadapi tuntutan hukum, kewajiban, dan tindakan pemerintah, termasuk "kehilangan akses ke pasar tertentu, yang pernah terjadi sebelumnya."
Berdasarkan hukum sekuritas AS, perusahaan harus mencantumkan risiko-risiko seperti ini dalam dokumen penawaran. Itu bukan berarti setiap hasil buruk akan terjadi. Artinya, investor diperingatkan tentang apa yang bisa salah sebelum mereka berinvestasi.
Berbicara di CNBC's CONVERGE LIVE di Singapura, CEO Voyager Technologies Dylan Taylor mengatakan, "Kita akan memiliki manusia di bulan pada akhir tahun 2020-an, dan kita akan memiliki beberapa pangkalan bulan." Ia mengatakan pangkalan tersebut kemungkinan berupa habitat tiup dengan sistem penunjang kehidupan.
Dylan juga mengatakan bahwa pada 2032 atau 2033, orang-orang di tempat seperti upstate New York bisa mendongak dan melihat cahaya di bulan karena orang-orang akan tinggal dan bekerja di sana.
Dalam panel yang sama, presiden Commercial Space Federation Dave Cavossa mengatakan AS adalah pemimpin dunia dalam bidang luar angkasa komersial "dengan selisih yang jauh." Sebuah catatan Deutsche Bank dari Februari menyebutkan bahwa ekonomi bulan mendekati masa booming.
Pada saat yang sama, SpaceX telah bertemu dengan para analis minggu ini menjelang IPO. Dalam sebuah unggahan media sosial pada Februari, Elon Musk mengatakan SpaceX berfokus pada "membangun kota yang terus berkembang di Bulan" dan mengatakan hal itu bisa terjadi dalam kurang dari 10 tahun.
Hal itu membuat SpaceX berusaha melakukan dua hal sekaligus: menjual debut pasar raksasa kepada publik sambil mengunci kendali sebelum keramaian datang.
Jika Anda membaca ini, Anda sudah selangkah lebih maju. Tetap di sana dengan buletin kami.

