Ethereum Foundation kembali menjadi sorotan setelah terdeteksi melakukan unstaking Ethereum (ETH) senilai sekitar US$49 juta. Langkah ini memicu spekulasi di pasar bahwa organisasi tersebut berpotensi melakukan penjualan besar dalam waktu dekat, seperti yang pernah terjadi sebelumnya.
Berdasarkan data on-chain, Ethereum Foundation memindahkan sejumlah wrapped staked ETH (wstETH) ke kontrak unstaking milik Lido dalam beberapa transaksi terpisah, masing-masing sekitar 811 wstETH atau senilai US$2,3 juta. Setelah proses unstaking selesai, aset tersebut akan kembali menjadi ETH likuid yang siap digunakan atau dipindahkan.
Menurut laporan Coingape, langkah ini terjadi tidak lama setelah Ethereum Foundation sebelumnya menjual 10.000 ETH melalui transaksi over-the-counter (OTC), yang semakin memperkuat kekhawatiran pasar terkait potensi tekanan jual.
Secara teknikal, harga Ethereum saat ini masih berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami penurunan dari level di atas US$2.600. ETH sempat menemukan support di area US$2.100–2.200 dan kini mencoba pulih ke kisaran US$2.300–2.400.
Namun, area tersebut menjadi resistance penting yang harus ditembus untuk mengonfirmasi kelanjutan tren naik. Jika ETH mampu bertahan dan menembus US$2.400, maka potensi kenaikan menuju US$2.470 hingga US$2.500 semakin terbuka.
Baca juga: Ethereum Terjebak di Zona Kritis! Siap Tembus $2.500?
Sebaliknya, jika harga kembali turun di bawah US$2.300, maka risiko koreksi ke area support sebelumnya di US$2.150–2.200 menjadi semakin besar.
Tim Research Tokocrypto menilai aktivitas unstaking oleh Ethereum Foundation merupakan faktor penting yang dapat memengaruhi sentimen pasar dalam jangka pendek.
Menurut mereka, meskipun unstaking tidak selalu berarti penjualan, riwayat transaksi sebelumnya membuat pelaku pasar cenderung bersikap lebih berhati-hati.
Ethereum Foundation diketahui telah meningkatkan aktivitas staking sejak awal tahun, dari sekitar 2.000 ETH menjadi hampir 70.000 ETH. Namun, langkah unstaking terbaru yang melibatkan lebih dari 17.000 ETH menimbulkan pertanyaan terkait strategi mereka ke depan.
Tanpa adanya pernyataan resmi, pasar cenderung menginterpretasikan langkah ini sebagai potensi persiapan likuidasi aset, terutama mengingat riwayat penjualan sebelumnya.
Dari sisi teknikal, area US$2.300 hingga US$2.400 menjadi zona penentu arah ETH dalam waktu dekat. Jika tekanan jual meningkat akibat distribusi aset, maka potensi koreksi tetap terbuka.
Namun, tim juga menekankan bahwa pergerakan harga Ethereum tidak hanya dipengaruhi oleh satu entitas, melainkan oleh kombinasi faktor seperti permintaan pasar, kondisi makro, dan aktivitas institusional.
Ke depan, mereka menyarankan pelaku pasar untuk memantau perkembangan aktivitas wallet besar serta konfirmasi pergerakan harga di level kunci sebelum mengambil keputusan.
Baca juga: Harga Ethereum Labil, Aktivitas Jaringan Meledak
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
The post Ethereum Foundation dan Pergerakan $49 Juta: Sinyal Tekanan Jual? appeared first on Tokocrypto News.


