Username NFT @boss di Telegram berpindah kepemilikan seharga 500.000 USDT pada hari Senin. Transfer on-chain ini mengarahkan salah satu handle paling diincar di aplikasi pesan tersebut ke wallet pseudonim yang baru.
Penjualan ini tuntas dalam satu transaksi di jaringan TON. Pembayaran sebesar 500.000 USDT dikirim lewat dua transfer Jetton, menurut blockchain explorer Tonviewer.
Pemilik sebelumnya mendapatkan @boss pada November 2022 saat lelang Fragment awal. Pembeli saat itu membayar 40.000 Toncoin (TON), nilainya sekitar US$64.000 pada waktu itu. Penjualan ulang ini menghasilkan keuntungan 8 kali lipat selama 3,5 tahun.
Telegram meluncurkan fitur jual-beli username melalui Fragment pada akhir 2022. Setiap handle tercatat sebagai NFT di TON, sehingga tidak dapat dicabut sepihak oleh Telegram.
Pemilik dapat memasang dan menjual kembali handle di marketplace sekunder seperti GetGems.
Pada kasus terbaru ini, alamat pemilik baru berakhiran 16b2, tanpa label publik yang mengaitkannya dengan orang atau proyek yang dikenal.
Handle pendek dengan kata berbahasa Inggris seperti @boss, @news, dan @crypto menarik penawaran premium. Pembeli menilainya sebagai alat branding dan identitas digital. Handle @news pernah terjual sekitar US$1,7 juta pada 2022.
@danbao berpindah tangan seharga US$2,2 juta pada Februari 2026. Handle @crypto bahkan pernah menerima penawaran US$25 juta pada 2025 setelah diakuisisi seharga US$350.000.
Sementara itu, aktivitas NFT di Telegram melonjak tajam sejak 2024, didukung oleh integrasi eksklusif platform tersebut dengan TON.
Username @boss bisa jadi akan digunakan untuk branding atau kembali dijual, yang menunjukkan seberapa aktif perdagangan handle bernilai tinggi masih berlangsung.
