Harga Bitcoin bertahan di sekitar $75.000 setelah Federal Reserve mempertahankan suku bunga tidak berubah, dengan para trader mempertimbangkan inflasi yang persisten, harga minyak yang lebih tinggi, dan ketidakpastian seputar fase berikutnya dari kebijakan moneter AS.
Menurut laporan, Federal Open Market Committee mempertahankan suku bunga dana federal dalam kisaran 3,50% hingga 3,75%. Keputusan ini sudah banyak diperkirakan, namun rapat tersebut menarik perhatian karena mungkin menjadi pengarahan kebijakan terakhir Jerome Powell sebagai ketua Federal Reserve sebelum masa jabatannya berakhir pada 15 Mei.

Bitcoin awalnya mengalami tekanan setelah pengumuman tersebut, turun di bawah $76.000 sebelum stabil di sekitar area support $75.000. Aset ini tetap berada di bawah level resistensi $80.000, yang terus dipantau para trader sebagai pemicu utama momentum kenaikan yang lebih kuat.
Keputusan The Fed tidak menghasilkan reli aset berisiko yang kuat karena pasar sudah memperhitungkan tidak adanya perubahan suku bunga. Fokus yang lebih besar tertuju pada pilihan kata bank sentral dan tingkat ketidaksepakatan di antara para pembuat kebijakan.
Pemungutan suara menunjukkan perpecahan yang tidak biasa, dengan empat pejabat memberikan suara berbeda. Satu pejabat mendukung pemotongan suku bunga, sementara tiga lainnya menolak bahasa yang menyiratkan pelonggaran di masa depan masih mungkin terjadi.
The Fed menyatakan inflasi masih tinggi, sebagian karena kenaikan harga energi global. Data inflasi Maret menunjukkan harga konsumen sebesar 3,3% secara tahunan, masih di atas target 2% The Fed.
Ekspektasi suku bunga tinggi lebih lama dapat membebani Bitcoin karena kondisi moneter yang lebih ketat mengurangi permintaan terhadap aset spekulatif. Bitcoin sering kali berkinerja lebih baik ketika pasar mengharapkan likuiditas meningkat.
Harga energi tetap menjadi sumber ketidakpastian yang besar. Minyak telah naik di atas $100 per barel, dengan Brent diperdagangkan sekitar $115 karena ketegangan seputar Iran dan Selat Hormuz terus mempengaruhi ekspektasi pasokan global.
Rencana Presiden Donald Trump untuk memperpanjang tekanan pada Iran melalui blokade telah menimbulkan kekhawatiran bahwa biaya energi bisa tetap tinggi. Harga minyak yang lebih tinggi dapat mendorong inflasi dan mengurangi kemampuan The Fed untuk memangkas suku bunga.
Ketua Federal Reserve yang akan lengser Jerome Powell mengatakan para pembuat kebijakan biasanya mengabaikan guncangan energi sementara, namun ia juga mencatat bahwa inflasi telah bertahan di atas target selama beberapa tahun. Itu berarti The Fed kemungkinan akan berhati-hati sebelum berasumsi bahwa kenaikan harga yang didorong minyak akan mereda dengan cepat.
Bagi Bitcoin, ini menciptakan situasi yang beragam. Tekanan geopolitik dapat meningkatkan minat terhadap aset alternatif, tetapi tekanan inflasi dan ekspektasi pemotongan suku bunga yang berkurang dapat membatasi selera risiko.
Struktur teknikal jangka pendek Bitcoin tetap berpusat pada zona support $75.000 dan level resistensi $80.000. Penembusan di bawah $75.000 dapat mengekspos area permintaan $71.400 hingga $74.000.
Di sisi atas, pergerakan terkonfirmasi di atas $80.000 dapat mengalihkan perhatian ke $82.000 terlebih dahulu, diikuti oleh kisaran $85.000 hingga $88.000. Beberapa analis melihat zona tersebut sebagai kemungkinan target Mei jika momentum membaik.
Permintaan pasar tetap lemah, dengan volume spot yang turun dan likuiditas yang menipis di bursa-bursa utama. Dalam kondisi volume rendah, Bitcoin dapat bereaksi tajam terhadap order besar, aliran masuk ke bursa, atau berita makro.
Arthur Hayes mempertahankan pandangan bullish jangka panjang, memproyeksikan Bitcoin dapat mencapai $125.000 pada akhir tahun jika likuiditas global meningkat. Pandangannya didasarkan pada ekspektasi pengeluaran pemerintah yang lebih tinggi, kondisi keuangan yang lebih longgar, dan pergeseran kebijakan di masa depan.
Untuk saat ini, Bitcoin tetap dalam pola menunggu. Langkah selanjutnya bergantung pada apakah para pembeli mempertahankan $75.000 dan apakah pasar dapat merebut kembali $80.000 dengan volume yang lebih kuat.
The post Bitcoin Price Prediction as Federal Reserve Leaves Rate Unchanged appeared first on CoinCentral.


