Cryptoharian – Bitcoin mulai menunjukkan pergerakan positif, tetapi market altcoin secara keseluruhan masih tertinggal jauh.
Total kapitalisasi pasar altcoin masih tertahan di bawah level US$ 1 triliun, menandakan partisipasi market yang masih lemah. Di sisi lain, dominasi Bitcoin dan Ethereum terus meningkat, membuat aliran dana ke altcoin semakin terbatas.
Sejak Februari 2026, sejumlah altcoin besar seperti dan Chainlink (LINK), Cardano (ADA), Sui (SUI) dan Solana (SOL) bergerak dalam range sempit.
Chainlink (LINK) Tertahan di Bawah Resistance Kunci
Chainlink masih bergerak sideways setelah koreksi besar di awal tahun.
LINK saat ini menghadapi resisten kuat di area US$ 10, sementara support utama berada di kisaran US$ 8,5 hingga US$ 9.
Harga beberapa kali mencoba naik tetapi terus ditolak di bawah resisten tersebut.
Bollinger Bands yang menyempit menunjukkan market sedang memasuki fase kompresi.
Sementara indikator CMF yang masih negatif mengindikasikan arus modal masuk ke LINK belum cukup kuat untuk mendorong breakout besar.
Jika LINK berhasil menembus US$ 10, momentum bullish bisa kembali terbentuk. Namun jika support US$ 8,5 gagal dipertahankan, potensi penurunan lanjutan akan semakin besar.
Cardano (ADA) Terjebak di Area Konsolidasi
Cardano bergerak dalam pola konsolidasi menurun sejak mengalami koreksi tajam di awal tahun.
Saat ini ADA bertahan di area support sekitar US$ 0,23 hingga US$ 0,24, sementara resisten utama berada di kisaran US$ 0,30.
Harga beberapa kali gagal menembus level US$ 0,25 dalam beberapa hari terakhir, menandakan tekanan beli masih lemah.
Selain itu, volume perdagangan ADA turun drastis dari lebih dari US$ 700 juta menjadi sekitar US$ 200 juta dalam dua pekan terakhir. Penurunan ini menunjukkan minat trader mulai melemah.
Indikator Bollinger Bands juga mulai menyempit, menandakan volatilitas rendah dan fase buildup yang sedang berlangsung.
Jika ADA mampu breakout di atas US$ 0,30, momentum bullish bisa kembali terbentuk. Namun jika support US$ 0,23 jebol, tekanan jual berpotensi meningkat.
Baca Juga: Benjamin Cowen: Kepergian Gary Gensler Jadi Awal Kerusakan Market Kripto
Sui (SUI) Masih Minim Minat Beli
SUI menjadi salah satu altcoin yang masih berada di bawah tekanan besar setelah penurunan tajam sebelumnya.
Saat ini harga bergerak dalam range horizontal antara support US$ 0,85 dan resistance US$ 1,05.
Menariknya, baik area supply maupun demand mulai melemah akibat terlalu sering diuji market.
Selain itu, indikator CMF tetap berada di zona negatif, menunjukkan capital inflow ke SUI masih sangat rendah.
Kondisi ini menandakan belum adanya keyakinan kuat dari buyer maupun seller.
Breakout di atas US$ 1,05 kemungkinan membutuhkan masuknya likuiditas baru dalam jumlah besar. Jika gagal bertahan di atas US$ 0,85, risiko penurunan lebih lanjut masih terbuka.
Solana (SOL) Mulai Kehilangan Momentum
Solana menjadi salah satu altcoin yang paling diperhatikan market, tetapi pergerakannya sejak Februari masih didominasi fase sideways.
SOL kini bergerak di dalam range antara support US$ 78 dan resisten US$ 96.
Harga juga terus gagal menembus area resisten tengah di sekitar US$ 89, sementara support bawah masih bertahan cukup kuat.
RSI berada di area netral, menunjukkan momentum belum berpihak ke bull maupun bear. Sementara indikator CMF masih negatif, menandakan arus modal masuk ke SOL masih lemah.
Jika SOL berhasil breakout di atas US$ 96, peluang rally baru dapat terbuka. Namun jika turun di bawah US$ 78, tekanan bearish bisa kembali mendominasi.


