Saham Salesforce naik 3,22% pada hari Kamis, mencapai $182,22 selama sesi berlangsung, seiring gelombang pendapatan positif dari perusahaan-perusahaan sejenis yang mengangkat sektor perangkat lunak secara keseluruhan.
Salesforce, Inc., CRM
Atlassian, Twilio, dan Five9 semuanya melaporkan hasil yang kuat, memberi investor alasan untuk kembali beralih ke saham-saham perangkat lunak. Salesforce pun ikut merasakan momentum tersebut.
Namun kenaikan ini bukan semata-mata karena angin segar dari sektor tersebut. Salesforce merilis pembaruan penting mengenai cara perusahaan berencana melaporkan pendapatan ke depannya — dan pasar pun memperhatikannya.
Mulai FY2027, perusahaan akan membagi pendapatannya ke dalam dua kategori: "Agentforce Apps," yang mencakup Sales Cloud, Slack, MuleSoft, dan Tableau, serta "Data 360, Platform & Other," yang menampung lapisan data dan infrastruktur di bawahnya.
Ini adalah perubahan kerangka yang disengaja. Salesforce pada dasarnya memberitahu para investor: inilah tampilan bisnis AI ketika semua hal lain dikupas habis.
Angka FY2026 yang telah direkonstruksi memberikan konteks yang berguna. Agentforce Apps menghasilkan sekitar $26,7 miliar, naik 7%. Sisi platform dan data tumbuh lebih cepat, naik 15% menjadi sekitar $12,7 miliar. Total pendapatan langganan dan dukungan mencapai $39,4 miliar, naik 10%.
Untuk memperlancar transisi, Salesforce akan melaporkan dalam format lama dan baru selama FY2027 sebelum sepenuhnya beralih ke struktur baru pada FY2028.
Di sisi analis, Barclays menyebut Salesforce sebagai salah satu pilihan utama di antara perusahaan perangkat lunak infrastruktur yang paling siap untuk memanfaatkan AI. Pandangan bank tersebut adalah bahwa AI akan menambah pengeluaran perangkat lunak perusahaan, bukan menggantikannya — sebuah pandangan konstruktif bagi para pendukung CRM.
Truist Securities secara terpisah menegaskan kembali peringkat Beli menyusul konferensi pengembang TDX Salesforce. Konsensus analis terhadap CRM tetap berada di sekitar "Beli Moderat," dengan saham masih diperdagangkan jauh di bawah estimasi Nilai GF GuruFocus sebesar $306,54.
Saham ini sebelumnya telah mencapai harga terendah 52 minggu di $163,52, sehingga pergerakan pada hari Kamis mencerminkan pemulihan yang signifikan dari level terendah tersebut.
Salesforce dan Google Cloud mengumumkan perluasan kemitraan yang memungkinkan agen AI menjalankan alur kerja di kedua platform. Langkah ini memperkuat argumentasi komersial untuk Agentforce dan memperkuat upaya Salesforce untuk menjadi lapisan operasional bagi AI perusahaan.
Pasar yang lebih luas juga turut membantu. S&P 500 naik 0,67%, Nasdaq naik 1,12%, dan Dow naik 0,14% pada hari itu — lingkungan yang secara luas berisiko positif yang memberikan ruang bagi saham-saham teknologi untuk melaju.
Salesforce dijadwalkan melaporkan pendapatan pada 27 Mei 2026. Estimasi EPS saat ini berada di $2,96.
The post Salesforce (CRM) Stock Rises as AI Strategy Takes Center Stage appeared first on CoinCentral.


