Trading bot otomatis berhasil mengambil sekitar US$1,32 juta dengan memanfaatkan selisih harga di Ant Blockchain (ANB). Ketimpangan harga ini muncul di dua pool likuiditas Meteora, menurut pelacak on-chain dan pengamat pasar Solana.
Transaksi tunggal terbesar mengonversi sekitar US$0,227 dalam USD Coin (USDC) menjadi US$696.000, hanya membayar 2,32 SOL sebagai biaya prioritas. Beberapa wallet mengulangi aksi ini sampai selisih harga tersebut menutup.
Penjualan besar sekitar 8 miliar token ANB terjadi di sebuah pool Meteora Dynamic Automated Market Maker (DAMM v2). Swap tersebut menyebabkan dampak harga sebesar 99%, terang analis Solana Kakashi.
Token yang sama tetap diperdagangkan pada harga sebelumnya di pool Meteora Dynamic Liquidity Market Maker (DLMM) yang lain.
Perbedaan harga tersebut memberi peluang arbitrase yang menguntungkan bagi bot. Bot dapat membeli ANB di pool yang lebih murah lalu langsung menjualnya di pool yang lebih mahal melalui satu transaksi atomik.
Proses penyaluran berbeda lewat dua jalur. Sebagian bot menukar USDC ke ANB lalu kembali ke USDC. Lainnya melalui token ANX sebelum sampai ke ANB.
Blok cepat Solana dan infrastruktur Jito bundle membantu bot Maximum Extractable Value (MEV) menuntaskan transaksi sebelum selisih harga tertutup.
Satu wallet mengubah US$0,1 menjadi US$196.000. Sementara satu wallet lain mengubah US$0,036 menjadi US$86.714, tutur Kakashi.
Total keuntungan dari dua blok berturut-turut mencapai sekitar US$1,32 juta, menurut pelacakan MEV.
Kapitalisasi pasar ANB anjlok 99% selama kejadian ini dan terus menurun.
Ant.FUN, proyek di balik token tersebut, belum memberikan pernyataan publik terkait kejadian ini.


