MANILA, Filipina – Gereja Katolik di Calapan, Oriental Mindoro, memimpin peralihan energi bersih di tujuh paroki.
Keuskupan Calapan memberikan kontrak kepada penawar untuk memasang panel surya di tujuh parokinya, dengan kapasitas terpasang gabungan sebesar 200 kilowatt-peak. Para paroki telah mengumpulkan dana untuk pemasangan panel surya selama lima bulan.
Uskup Moises Cuevas mengutip Laudato si dari mendiang Paus Fransiskus dalam upaya mereka mendorong paroki-paroki di Mindoro beralih ke energi bersih.
"Kaya ang paglipat natin, o ang ating pagtangkilik sa malinis at makalikasang enerhiya, ay hindi lamang usaping praktikal kundi isang moral na panawagan," kata Cuevas dalam pesan yang direkam pada Rabu, 29 April.
(Itulah mengapa peralihan kita atau dukungan kita terhadap energi bersih dan hijau bukan hanya soal kepraktisan, tetapi juga seruan moral.)
Penganugerahan kontrak berlangsung dalam Renew Mindoro Investments Summit, sebuah acara yang dipimpin oleh Keuskupan Calapan. Kontrak tersebut dapat menghasilkan 800 hingga 1.000 kilowatt-jam energi bersih di seluruh paroki setiap harinya.
"Penganugerahan ini menandai langkah paling konkret sejauh ini dalam transisi energi terbarukan di pulau ini, menandakan bahwa komitmen Gereja terhadap energi bersih telah bergerak dari aspirasi menuju pengadaan," demikian bunyi siaran pers tentang pertemuan puncak tersebut.
Ini merupakan langkah lain dari Keuskupan Calapan untuk mempromosikan energi bersih setelah meluncurkan peta jalan energi terbarukan dua tahun pada Desember 2025.
Rencana tersebut tidak hanya mencakup paroki dalam transisi ke energi bersih, tetapi juga sekolah, wilayah misi, dan komunitas mitra.
Pulau Mindoro memiliki potensi kapasitas energi terbarukan sebesar 34,67 gigawatt, menurut laporan penjajakan 2025 dari lembaga pemikir Center for Energy, Ecology, and Development. – Rappler.com


