Bitcoin memasuki perdagangan Mei di atas $78.000, level harga yang, meskipun tergolong moderat dibandingkan puncak tahun lalu, memiliki bobot tersendiri relatif terhadap pergerakan harganya dalam dua bulan sebelumnya.
Tidak hanya memasuki Mei dengan momentum bullish tertentu, tetapi ada perkembangan penting yang terjadi minggu ini yang mengindikasikan sesuatu yang lebih besar dari sekadar pemulihan harga.
Perkembangan bullish besar pertama untuk Bitcoin minggu ini datang dari pasar ETF. Spot Bitcoin ETF telah menjadi salah satu jendela paling jelas untuk melihat selera institusional, dan angka terbaru menunjukkan permintaan yang kembali setelah periode sulit.
Spot Bitcoin ETF AS menarik arus masuk bersih sebesar $1,97 miliar selama April 2026, kinerja bulanan terkuat tahun ini dan peningkatan dari arus masuk bersih $1,32 miliar yang tercatat pada Maret.
Hal ini penting karena mengubah nada pasar. Penebusan ETF dalam tiga bulan pertama tahun ini menambah tekanan pada koreksi Bitcoin, memunculkan anggapan bahwa institusi sedang mundur. Data minggu ini menunjukkan sebaliknya, bahwa modal institusional mulai bergerak kembali masuk.
Berbicara tentang modal institusional, perkembangan kedua juga merupakan pergerakan uang institusional masuk, namun dari perspektif adopsi. Alberta Investment Management Corporation milik pemerintah Kanada, yang mengelola sekitar $195 miliar aset, mengungkapkan kepemilikan senilai $219 juta di Strategy Inc., dengan membeli 1,38 juta saham MSTR.
Ini bukan pembelian Bitcoin secara langsung, namun justru itulah yang membuatnya menarik. Strategy dikenal dengan pendekatannya yang berpusat pada Bitcoin, dan proksi Bitcoin dapat memberikan eksposur tanpa memaksa dana untuk memegang BTC secara langsung.
AIMCo juga tidak bergerak sendiri. Institusi Kanada lainnya telah mengambil posisi di Strategy, termasuk National Bank of Canada, Canada Pension Plan Investment Board, Royal Bank of Canada, dan Healthcare of Ontario Pension Plan.
Perkembangan ketiga datang dari konferensi Bitcoin 2026 di Las Vegas, di mana CEO Strategy Phong Le dan CEO Blockstream Adam Back mendiskusikan visi masa depan keuangan Bitcoin. Percakapan tersebut melampaui harga dan akumulasi perbendaharaan. Hal ini menyentuh produk kredit Bitcoin, pasar yang ditokenisasi, dan tumpang tindih yang semakin besar antara ide-ide cypherpunk dan keuangan institusional.
Le mencatat bahwa Strategy kini hanya berada di belakang satu entitas dalam kepemilikan Bitcoin: Satoshi Nakamoto. Perusahaan ini kini memegang 818.334 BTC dan berada di jalur untuk mencapai 1 juta BTC dalam beberapa bulan mendatang.
Bagian paling menarik dari diskusi tersebut adalah tentang kredit digital. STRC milik Strategy, yang juga disebut Stretch, adalah saham preferen abadi yang membayar dividen tahunan sebesar 11,5%, dengan hasilnya digunakan untuk membeli Bitcoin. Le menggambarkan produk ini sebagai jembatan utama antara Bitcoin dan pasar kredit, terutama bagi investor yang menginginkan eksposur terhadap struktur imbal hasil berbasis Bitcoin tanpa harus membeli BTC secara langsung.
Kedua eksekutif tersebut juga melihat tokenisasi sebagai batas penting berikutnya, dengan Le menggambarkannya sebagai digitalisasi pasar. Bitcoin masih perlu menembus resistensi di $80.000, dan permintaan ETF dapat berbalik dengan cepat. Namun, struktur yang lebih besar memberi sinyal era baru.
Gambar unggulan dari Unsplash, grafik dari TradingView


