Kota Ekonomi Khazaen Oman telah menandatangani perjanjian dengan perusahaan Tiongkok Spruce Group untuk mendirikan pusat perakitan dan produksi kendaraan.
Spruce Group akan melakukan investasi awal sebesar OMR5 juta ($12,9 juta), yang akan ditingkatkan menjadi OMR20 juta, untuk mendukung strategi diversifikasi Visi 2040 negara Teluk tersebut, dilaporkan oleh Muscat Daily.
Fasilitas ini diperkirakan memiliki kapasitas produksi lebih dari 3.200 kendaraan listrik dan hibrida per tahun, dengan target ekspor ke Timur Tengah dan Afrika.
Fasilitas ini juga akan memproduksi suku cadang dan aksesori kendaraan, dilaporkan oleh Oman News Agency yang dikelola negara.
Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan sektor industri kesultanan dengan mengintegrasikan kecerdasan buatan dan robotika dalam proses produksi, demikian laporan tersebut menyebutkan.
Tidak ada jadwal waktu yang diberikan.
Kota Ekonomi Khazaen adalah kawasan pengembangan ekonomi terbesar di Oman, mencakup 52 juta meter persegi di Barka antara Muscat dan Sohar.
Bulan lalu, Otoritas Publik untuk Kawasan Ekonomi Khusus dan Zona Bebas berhasil mengamankan investasi senilai OMR200 juta untuk mendukung diversifikasi ekonomi.
Proyek-proyek tersebut akan dikembangkan di Kawasan Ekonomi Khusus Duqm, Zona Bebas Salalah, dan Kota Ekonomi Khazaen.
Total investasi asing langsung kesultanan meningkat menjadi lebih dari $81 miliar pada akhir 2025, sekitar 8 persen lebih tinggi dibandingkan tahun 2024, dengan Inggris mempertahankan posisinya sebagai investor eksternal terbesar.


