Cryptoharian – Analis crypto CryptoCon menilai bear market Bitcoin saat ini kemungkinan masih belum selesai sepenuhnya.
Dalam analisis terbarunya, CryptoCon mengatakan bahwa berdasarkan rata-rata durasi bear market Bitcoin sebelumnya, fase penurunan saat ini baru sekitar 55 persen berjalan.
Baru 216 Hari, Historis Bear Market BTC Rata-Rata 391 Hari
CryptoCon menjelaskan bahwa rata-rata bear market Bitcoin dalam beberapa siklus terakhir berlangsung sekitar 391 hari.
Sementara itu, penurunan pasar saat ini baru berjalan sekitar 216 hari sejak puncak terbaru terbentuk.
Menurutnya, jika pola historis tetap konsisten, maka pasar kemungkinan masih berada di pertengahan fase bear market dan belum mendekati akhir sepenuhnya.
Ia juga memperkirakan potensi bottom siklus kali ini bisa terjadi sekitar Oktober 2026 apabila pola historis kembali terulang.
Drawdown Bitcoin Dinilai Masih Terlalu Dangkal
Selain durasi, CryptoCon juga menyoroti kedalaman koreksi Bitcoin yang menurutnya masih lebih ringan dibanding bear market sebelumnya.
Saat ini, drawdown terbesar BTC berada di kisaran -52 persen.
Angka tersebut dinilai masih sekitar 25 persen lebih tinggi dibanding rata-rata penurunan besar pada siklus sebelumnya yang sempat mencapai area -77 persen hingga -86 persen.
“Selama struktur siklus Bitcoin belum menunjukkan perubahan besar, peluang terjadinya koreksi lebih dalam masih tetap terbuka,” ungkap CryptoCon.
Baca Juga: Ethereum Anjlok 3 Persen, Whale Mulai Buang ETH ke Binance
Narasi Bullish Dinilai Kembali Muncul Terlalu Cepat
CryptoCon juga menyinggung kembali munculnya narasi bullish terkait business cycle dan anggapan bahwa bear market sudah selesai.
Padahal menurutnya, narasi serupa sempat gagal total pada akhir tahun lalu ketika banyak analis memprediksi Bitcoin akan mencetak all time high baru.
Ia juga menyoroti mulai munculnya klaim bahwa teori siklus halving Bitcoin sudah tidak lagi relevan.
Menurut CryptoCon, klaim seperti itu hampir selalu muncul di setiap siklus pasar, tetapi sejauh ini pola jangka panjang Bitcoin masih terus bergerak mengikuti struktur historis yang relatif sama.
Meski begitu, ia tidak memberikan kepastian mutlak terhadap arah pasar dan memilih menunggu bagaimana perkembangan siklus beberapa bulan ke depan.
“Mari kita lihat apa yang terjadi,” tulisnya.


