Cryptoharian – Pendiri Binance, Changpeng Zhao (CZ) mengaku tidak terlalu yakin dirinya akan mendapat pengampunan dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump setelah menjalani hukuman penjara selama empat bulan pada 2024 akibat pelanggaran aturan anti pencucian uang di AS.
Dalam wawancara di podcast Crypto Banter bersama Ran Neuner, CZ mengatakan ada dugaan tekanan dari sejumlah kompetitor di industri kripto Amerika Serikat yang tidak ingin dirinya kembali mendapat ruang di pasar AS.
“Saya tidak pernah terlalu yakin karena ada upaya anti-lobi yang cukup kuat dari beberapa kompetitor yang kami anggap sebagai pesaing di AS,” ungkap CZ.
Menurutnya, beberapa exchange kripto di AS kemungkinan khawatir Binance akan kembali masuk ke pasar domestik setelah keluar pada November 2023 menyusul penyelesaian kasus senilai US $4,3 miliar dengan pemerintah AS.
CZ Curiga Ada Dorongan dari Kompetitor
CZ menilai dorongan dari para pesaing memang mungkin terjadi, meski ia mengaku tidak memiliki bukti konkret.
“Saya cukup yakin ada penolakan sampai tingkat tertentu. Saya memang tidak punya bukti pasti, tapi saya cukup yakin ada dorongan balik,” ujarnya.
Seperti diketahui, Binance dan CZ sebelumnya menyepakati penyelesaian hukum dengan otoritas AS atas pelanggaran Bank Secrecy Act (BSA), International Emergency Economic Powers Act (IEEPA), serta kegagalan mendaftarkan Binance sebagai bisnis pengiriman uang.
Kasus itu membuat Binance mundur dari pasar AS pada akhir 2023, sementara Binance.US sempat membatasi layanannya.
Baca Juga: CEO Ripple Bocorkan Kejutan untuk Holder XRP Saat IPO?
Trump Beri Pengampunan pada 2025
Meski sempat pesimistis, Donald Trump akhirnya memberikan pengampunan kepada CZ pada Oktober 2025, lebih dari setahun setelah ia menyelesaikan masa hukumannya pada September 2024.
Dalam wawancara bersama 60 Minutes pada November 2025, Trump bahkan mengaku tidak terlalu mengenal sosok CZ.
“Saya tidak tahu siapa dia, tapi saya diberi tahu bahwa dia adalah korban witch hunt dari pemerintahan Joe Biden,” kata Trump saat itu.
Menariknya, Binance.US sebenarnya telah kembali membuka operasional untuk pengguna AS yang memenuhi syarat sejak Februari 2025, beberapa bulan sebelum pengampunan resmi diberikan kepada CZ.
CZ Bebas dari Gugatan Terbaru
Komentar CZ juga muncul tak lama setelah pengadilan federal di Alabama pada Maret lalu menolak gugatan terhadap Binance, Binance.US, dan dirinya terkait tuduhan memfasilitasi transfer dana ke kelompok teroris.
Putusan tersebut menjadi angin segar bagi CZ setelah sebelumnya menghadapi tekanan hukum berkepanjangan di Amerika Serikat.
Di sisi lain, CZ juga membagikan pandangannya soal masa depan industri kripto. Ia berharap pada 2031, blockchain dan kripto akan menjadi bagian tak terlihat dari infrastruktur sehari-hari, seperti internet saat ini.
“Saya berharap lima tahun lagi kita tidak lagi membicarakan kripto sebagai kripto, sama seperti sekarang kita tidak membahas internet, TCP/IP, HTML, atau JavaScript,” pungas CZ.


