Carl Runefelt mengenang YouTube yang berbeda. Kreator asal Swedia yang dikenal oleh 650.000 subscribernya sebagai Carl Moon ini sudah membuat video aset kripto sejak tahun 2017, dan ia bilang bear market kali ini telah menyebabkan penurunan penonton yang tidak pernah ia duga sebelumnya.
Dalam wawancara dengan BeInCrypto, Runefelt menggambarkan situasinya dengan gamblang.
Satu kalimat itu menangkap kenyataan struktural yang kini sedang dihadapi seluruh ekonomi kreator kripto. YouTube kripto, yang sebelumnya menjadi kanal utama penemuan aset kripto untuk investor ritel, sedang menghadapi krisis terbesarnya selama ini.
Angka-angka, perilaku platform, pemutusan hubungan kerja di industri, serta data tren pencarian semuanya mengarah ke satu arah yang sama.
Pada April 2026, YouTube menghapus banyak channel kripto dalam satu aksi bersih-bersih yang, menurut platform tersebut, ditujukan untuk menindak “konten berbahaya dan merugikan”.
Aksi tersebut menghilangkan sekitar 35 juta subscriber gabungan dari para kreator yang terkena dampak, termasuk channel utama Bitcoin.com yang sudah aktif sejak 2015.
Bagi para kreator papan atas yang masih bertahan, platform yang selama ini membesarkan YouTube kripto kini tak lagi bisa diandalkan untuk itu. Runefelt menggambarkan pola yang lebih luas.
Ia menekankan bahwa penurunan ini bukan hanya terjadi di channel miliknya dan bahwa ia sudah membuat video YouTube sejak 2017 di berbagai siklus pasar. Tidak ada bear market sebelumnya yang membuat penurunan penonton sebesar ini.
Dalam penampilan terpisah di podcast Matt Haycox Show pada akhir 2025, Runefelt menyebutkan angka pasti terkait penurunan ini. Di puncak siklus tahun 2021, videonya secara rutin mendapatkan 100.000 hingga 200.000 penonton setiap kali upload.
Pada awal 2026, ketika harga Bitcoin ada di sekitar US$76.500, jumlah penonton itu anjlok menjadi sekitar 15.000-20.000 per unggahan.
Sebagai gambaran, jumlah penontonnya di puncak bear market 2018 masih lebih dari dua kali lipat dibandingkan sekarang, meski channel sudah bertambah usia tujuh tahun dan jumlah subscriber terus bertambah. Perkembangan ini tidak biasa untuk penurunan pada bear market; ini adalah penurunan struktural permanen.
Menghadapi situasi itu, Runefelt secara terbuka mulai mengalihkan fokusnya. Ia bilang kepada BeInCrypto bahwa sekarang ia banyak mencurahkan energi ke balap motorsport dan musik.
Pilihannya bukan karena putus asa, melainkan strategi yang dewasa.
Runefelt tidak meninggalkan dunia aset kripto. Ia masih rutin mengunggah konten dan terus berinvestasi di startup melalui TheMoon Group yang telah mendukung lebih dari 350 proyek. Namun setelah tujuh setengah tahun mengembangkan channel dan kini justru mengalami penurunan, keputusannya untuk memperluas identitasnya di luar dunia kreator kripto menjadi poin data paling jujur sepanjang wawancara itu.
Penurunan jumlah penonton ini bukan hanya soal suasana hati. Sekarang, masalah tersebut bisa diukur secara empiris, dan Benjamin Cowen, pendiri Into The Cryptoverse, menjadi sosok yang paling vokal membahas data ini.
Grafik Bitcoin Social Risk milik Cowen, yang diterbitkan di akun X miliknya, memberi kode warna pada sejarah harga Bitcoin sesuai intensitas keterlibatan sosial.
Pada puncak siklus tahun 2017 dan 2021, grafik menunjukkan warna merah dan oranye terang yang menandakan keterlibatan ritel ekstrem. Sementara pada puncak tahun 2025, meskipun harga Bitcoin jauh lebih tinggi secara absolut, grafik justru berwarna biru tua, menandakan minat yang rendah.
Seperti yang Cowen ulas dalam liputannya di BeInCrypto, siklus ini berakhir bukan karena euforia, tetapi apatis.
Implikasinya bagi kreator pun jelas. Tidak pernah ada puncak penonton yang euforia di siklus kali ini, sehingga penonton yang menjadi acuan bisnis para kreator di tahun 2021 mungkin hanya kejadian anomali sejarah, bukan sekadar penurunan karena bear market.
Data dari Google Trends juga mendukung kesimpulan yang sama. Minat pencarian “Bitcoin” secara global tetap berada di level terendah dalam satu tahun selama awal 2026, meski harga spot tetap di atas US$70.000.
Runefelt menyoroti pola yang lebih luas dalam wawancara, yang kini berubah menjadi kabar nyata.
Data terbaru langsung membuktikan pengamatannya.
Pada Mei 2026, Coinbase mengumumkan akan memangkas sekitar 700 pekerjaan, atau 14% dari total karyawannya, setelah mengalami kerugian bersih US$667 juta di Q4 2025 dan penurunan pendapatan 21,6% dari tahun lalu secara year-on-year.
Crypto.com mengumumkan pemangkasan karyawan hingga 12% pada Maret 2026, menghapus sekitar 180 posisi. Sementara itu, exchange yang lebih kecil, Bit.com, mengonfirmasi penutupan bertahap mulai Desember 2025 hingga Maret 2026.
Tidak hanya di platform trading, gelombang kontraksi ini juga meluas ke pasar tenaga kerja kripto secara keseluruhan.
Lowongan kerja di sektor aset kripto turun sekitar 80% dalam setahun terakhir, dengan pengumuman besar dari Gemini, Algorand, Block, MARA Holdings, OKX, MANTRA, Polygon Labs, dan Messari, menambah daftar PHK di berbagai exchange. Penurunan ini bersifat struktural, bukan musiman.
David Wulschner, host channel Crypto Familie berbahasa Jerman, melihat situasi yang sama dari sudut pandangnya sendiri. Dia meluncurkan channel-nya pada pertengahan 2022, di titik terendah siklus sebelumnya.
Tantangan terberat untuk kreator baru di bear market ini bukan penurunan viewers, melainkan tekanan emosional dari komunitas.
Wulschner menganggap bear market sebagai masa kerja, bukan masa pemasaran.
Pola pikir ini sebenarnya tidak bertentangan dengan Runefelt. Sang veteran dan pendatang baru sama-sama menyimpulkan, kondisi saat ini adalah masa reset, bukan akhir segalanya.
Pada wawancara, Runefelt tidak menggambarkan keruntuhan YouTube kripto sebagai tragedi. Ia justru menganggapnya sebagai pembersihan struktural.
Kreator yang bisa bertahan di siklus ini mungkin adalah mereka yang mampu menyesuaikan model bisnis di bawah standar jumlah penonton tahun 2018, memperluas konten di luar prediksi harga dan spekulasi reli, atau seperti yang dilakukan Runefelt, memperluas identitas mereka di luar label kreator kripto.
YouTube kripto tidak akan punah. Tapi, ekosistem ini sedang berbenah, dan bentuk akhirnya nanti pasti sangat berbeda dari cara kreator merintis bisnis di empat tahun lalu.
Carl Moon, sosok yang mengubah pekerjaan di supermarket Stockholm menjadi salah satu channel kripto paling banyak ditonton di dunia, sepertinya masih akan bertahan. Hanya saja, sekarang dia juga akan membuat musik dan balapan mobil di sela-sela waktunya.


