Blockchain.com telah mengajukan draft pendaftaran rahasia (S-1) untuk penawaran umum perdana (IPO) ke US Securities and Exchange Commission (SEC).
Perusahaan kripto yang berbasis di Dallas ini menargetkan untuk melantai di bursa secara publik tahun ini, bergabung dengan antrean penawaran baru yang makin menipis untuk debut 2026.
Sebagai salah satu perusahaan layanan aset kripto tertua yang masih aktif, Blockchain.com belum mengungkapkan jumlah saham atau kisaran harga. Menurut Bloomberg, perusahaan ini memiliki 500 karyawan dan telah membukukan keuntungan secara penyesuaian selama tiga tahun terakhir. Blockchain.com mendukung lebih dari 95 juta wallet dan 43 juta akun terverifikasi.
Blockchain.com pertama kali mempertimbangkan untuk melakukan listing publik sejak 2022. Nilai perusahaan ini melesat hingga US$14 miliar pada musim semi tahun itu. Setelah putaran pendanaan Seri E di tahun 2023, valuasinya turun drastis menjadi kurang dari setengahnya.
Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara real time
Sementara itu, perusahaan ini mengikuti jejak Bullish dan Gemini Space Station, venture milik saudara Winklevoss, yang go public pada 2025 saat pasar kripto sedang reli.
namun, pasar aset kripto masih berada di bawah tekanan sejak kejatuhan rekor di bulan Oktober. Sikap investor yang menghindari risiko telah memperlambat laju listing baru di sektor ini.
Payward, induk dari Kraken, menunda rencana IPO pada bulan Maret dan sedang mengurangi 150 karyawan untuk menyesuaikan diri. Produsen hardware wallet, Ledger, juga menunda rencana go public akibat kondisi pasar.
Upaya Blockchain.com kali ini masuk ke pasar publik yang lebih berhati-hati dibandingkan para pendahulunya. Penentuan harga akan sangat bergantung pada pemulihan nilai token dan minat investor pada hari pertama listing.
Subscribe ke channel YouTube kami untuk menyaksikan pemimpin dan jurnalis membagikan wawasan ahli

