CEO Blockstream Adam Back mengatakan bahwa pasar yang efisien akhirnya mulai menilai ulang harga meme coin, token smart contract, dan berbagai “token angin,” dan menegaskan bahwa sebagian besar aset ini sebenarnya tidak pernah punya dasar nyata untuk valuasinya.
Back adalah pencipta Hashcash dan merupakan salah satu Bitcoiner paling vokal. Ia sudah memegang pandangan ini selama bertahun-tahun. Dia menambahkan bahwa yang membuatnya terkejut bukan karena koreksi ini terjadi, melainkan kenapa bisa memakan waktu selama ini.
Back menyampaikan pendapatnya melalui unggahan di X pada 23 dan 24 Mei 2026.
Argumennya didasarkan pada tiga hal yang tidak ada. Token yang ia kritisi tidak menghasilkan cash flow untuk holder, tidak menarik permintaan blockspace yang berarti, dan tidak punya keunggulan bersaing yang berkelanjutan dibanding alternatif lainnya. Dengan tidak adanya tiga hal ini, ia menilai tidak ada alasan logis bagi harga token tetap di atas nol.
Dalam sudut pandang Back, proses penyesuaian harga ini sudah berjalan. Ia sudah menyerukan hal ini setidaknya sejak siklus pasar sebelumnya. Penyesuaian harga saat ini menurutnya hanyalah koreksi menuju hasil yang ia yakini pasti terjadi.
Kondisi pasar yang ada saat ini menurutnya memperkuat argumennya. Bitcoin (BTC) sempat turun ke harga terendah dalam empat minggu setelah pemungutan suara terkait Clarity Act ditunda. Nilai aset ini kemudian melonjak tajam setelah berita akhir perang AS-Iran memicu reli secara luas. Seperti yang ringkasan kripto minggu ini tunjukkan, altcoin gagal mempertahankan kenaikan signifikan dari katalis yang sama. Bitcoin menyerap dorongan ekonomi makro. Sebagian besar aset alternatif lain tidak.
Analisis Back menuntun pada satu saran utama. Jika mayoritas token diperdagangkan di atas nilai fundamentalnya, Bitcoin justru menurutnya tetap jadi aset yang benar-benar langka dan terdesentralisasi. Pesannya konsisten: beli Bitcoin, simpan, dan ulangi.
Pendapat Back ini juga sesuai dengan cara ia menanggapi para pengkritik Bitcoin. Awal minggu ini, ia membantah klaim soal performa Bitcoin dari Cuban setelah miliarder itu menjual sebagian besar koleksi aset kriptonya. Back membela Bitcoin dengan data, dan sudah sering melakukannya dalam berbagai siklus pasar.
Apakah penyesuaian harga altcoin yang dimaksud Back akan lanjut hingga benar-benar nol atau berhenti sebelum itu masih tetap belum jelas. Tapi posisinya tentang nilai sebenarnya dari suatu aset tetap tidak berubah.


