Sebuah situs phishing yang menyamar sebagai Uniswap telah menguras aset kripto dari banyak wallet.
Berdasarkan peringatan komunitas dari investigator on-chain b-block di X, pelaku kejahatan saat ini menampung sekitar US$400.000 di dua alamat yang sudah ditandai.
Wallet 0x37925684BA178821b4436E06e67f5dBD6cfA49Bb dan 0x2fC25F46cC49D226eF92E9A7665f3d2821F3c5E2 disebutkan dalam peringatan tersebut. Sang analis juga mengimbau para trader untuk hanya mengakses protokol lewat tautan resmi serta memeriksa ulang URL sebelum menandatangani transaksi.
Masalah ini sebenarnya bukan hal baru. Para analis telah berulang kali mengingatkan adanya bahaya situs phishing selama berbulan-bulan.
Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara real-time
Pada bulan Februari, Hayden Adams secara terbuka mengkritik penipuan phishing tersebut.
Adams menuturkan aplikasi palsu yang meniru Uniswap beredar saat perusahaan menunggu persetujuan berbulan-bulan dari App Store milik Apple. Adams juga memaparkan iklan penipuan terus bermunculan kembali meski sudah berulang kali dilaporkan.
Antarmuka palsu telah menjadi salah satu modus phishing paling umum di ranah Decentralized Finance (DeFi). Penipu membeli iklan pencarian lalu mendaftarkan domain yang mirip dengan domain resmi, setelah itu mereka meminta pengguna menandatangani persetujuan berbahaya.
Laporan Internet Crime Report FBI 2025 mencatat 181.565 keluhan terkait aset kripto dengan total kerugian mencapai US$11,36 miliar, naik 22% dari tahun 2024. Rata-rata korban penipuan kripto kehilangan US$62.604.
Kasus phishing dan spoofing terkait kripto saja menghasilkan 7.164 laporan serta lebih dari US$111 juta kerugian yang dilaporkan. Data dari perusahaan keamanan blockchain Scam Sniffer juga menunjukkan serangan phishing tanda tangan menyedot dana senilai US$6,27 juta dari wallet kripto sepanjang bulan pertama tahun ini.
Panduan standar dari perusahaan keamanan konsisten. Cabut persetujuan token yang tidak terpakai, pastikan URL resmi, dan hindari mengklik hasil pencarian bersponsor saat berinteraksi dengan protokol DeFi.
BeInCrypto telah menghubungi pihak Uniswap dan Google untuk meminta tanggapan terkait insiden ini.
Langganan channel YouTube kami untuk menyaksikan para pemimpin industri dan jurnalis berbagi wawasan ahli

