MicroStrategy telah menggunakan US$1,38 miliar dari cadangan kas-nya untuk membeli kembali US$1,5 miliar zero-coupon convertible notes yang jatuh tempo pada tahun 2029, sehingga melunasi utang tersebut dengan diskon 8% dari nilai nominal.
Pembelian kembali ini menghabiskan sebagian besar cadangan sekitar US$2 miliar milik perusahaan, sehingga kini tersisa US$871 juta. Pembelian Bitcoin pun dihentikan selama seminggu ketika neraca keuangan perusahaan sedang diatur ulang.
Perusahaan yang berbasis di Tysons Corner ini menyelesaikan transaksi yang dinegosiasikan secara privat antara 11 Mei hingga 25 Mei 2026, menurut dokumennya.
Convertible notes 2029 ini menawarkan 0% kupon dan diterbitkan pada November 2024 untuk mendanai akumulasi Bitcoin (BTC), yang kini berkembang menjadi Bitcoin treasury company terbesar.
Membayar US$1,38 miliar untuk nilai nominal US$1,5 miliar, perusahaan menghemat sekitar US$120 juta dibanding jika melunasi secara penuh.
Transaksi ini juga menghasilkan “BTC Gain” sebanyak 4.391 bitcoin karena diskon efektif tersebut, tutur perusahaan dalam dokumennya.
Total convertible notes yang beredar turun dari US$8,2 miliar menjadi US$6,7 miliar setelah transaksi ini, sehingga mengurangi risiko dilusi saham di masa depan jika harga MSTR naik di atas harga konversi US$672.
Perubahan ini menandai langkah aktif dalam pengelolaan kewajiban keuangan oleh perusahaan yang sebelumnya lebih dikenal dengan strategi membeli saat harga turun daripada melunasi utang.
Presiden dan CEO, Phong Le, menyampaikan bahwa penggunaan kas ini merupakan keputusan modal yang disiplin, sementara CFO, Andrew Kang, menerangkan perusahaan akan membangun kembali cadangan melalui kombinasi modal ekuitas, kredit, serta instrumen digital.
Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru setiap saat
Strategy tidak menambah Bitcoin di treasury minggu lalu saat kesepakatan ini selesai, meski sebelumnya telah membeli 24.869 BTC pada periode antara 11 Mei hingga 25 Mei dengan dana dari STRC preferred dan ekuitas MSTR.
Kini, treasury perusahaan memiliki total 843.738 BTC, senilai sekitar US$65 miliar dengan harga saat ini yang mendekati US$77.031.
Penghentian pembelian ini serupa dengan keputusan Saylor yang juga sempat tidak membeli Bitcoin dan mengikuti tren ketika STRC preferred mendahului ETF dalam hal akumulasi bersih.
Dengan US$6,7 miliar convertible notes yang masih beredar, putaran pendanaan berikutnya akan menunjukkan apakah buyback diskon akan terus menjadi strategi utama, walaupun beberapa analis mengingatkan adanya potensi risiko skenario collapse.


