Jensen Huang mendarat di Bandara Gimpo pada hari Jumat setelah terbang dari Taiwan, dan ia langsung membuat gebrakan.
CEO Nvidia ini menunjuk robotika sebagai area pertumbuhan besar berikutnya bagi Korea Selatan, sebuah negara yang ia gambarkan sebagai pusat manufaktur global dengan potensi serius untuk menerapkan AI fisik di berbagai industri.
Saham NVDA diperdagangkan naik 1,82% pada hari itu, sekitar $218,66, seiring kunjungan tersebut menarik perhatian para investor dan pengamat industri.
NVIDIA Corporation, NVDA
Huang mengonfirmasi bahwa ia telah menjadwalkan pertemuan dengan beberapa nama besar Korea Selatan — Hyundai, LG, SK, Samsung, dan Naver. Itulah deretan tokoh-tokoh utama teknologi dan manufaktur Korea.
Maksudnya jelas: Nvidia ingin menanamkan diri lebih dalam ke dalam rantai pasokan industri Korea Selatan, bukan sekadar menjual chip.
Menurut data GuruFocus, GF Value NVDA berada di $337,26 dibandingkan harga perdagangan $218,66 — selisih yang menempatkan saham ini sekitar 35,2% undervalued menurut ukuran mereka.
Rasio P/E saham saat ini berada di 33,49x, jauh di bawah median lima tahunnya sebesar 60,74x.
GF Score berada di 95/100, dengan nilai sempurna 10/10 untuk Profitabilitas dan Pertumbuhan. Penilaian valuasi lebih rendah di 4/10, dan Kekuatan Finansial berada di 9/10.
Satu hal yang perlu diperhatikan: orang dalam telah menjual saham senilai $385 juta dalam tiga bulan terakhir. Angka itu cenderung diperhatikan oleh para investor.
Kunjungan Huang ke Korea Selatan mengikuti singgahannya di Taiwan, mengisyaratkan tur Asia yang lebih luas saat Nvidia terus mendorong agenda robotika dan AI-nya di seluruh kawasan.
Pertemuan dengan Hyundai, LG, SK, Samsung, dan Naver diperkirakan akan berlangsung selama kunjungannya, meskipun belum ada pengumuman kesepakatan spesifik yang dibuat.
The post Nvidia (NVDA) Stock: Jensen Huang Calls Robotics South Korea's Next Major Sector appeared first on CoinCentral.


