Volume spot aset kripto di exchange terpusat turun menjadi US$679 miliar pada April 2026, angka bulanan terendah sejak Oktober 2023. Penurunan ini memperlihatkan bear market yang berkepanjangan, dan telah mengurangi aktivitas baik di spot maupun futures.
Di balik total yang menurun, pasar sedang berubah bentuk. Nilai transaksi kini bertambah besar dan lebih didominasi institusi, sementara aset tradisional seperti emas dan minyak kini diperdagangkan aktif di platform kripto, terang laporan baru CryptoQuant.
Total volume spot anjlok tajam dari puncaknya pada akhir 2024 yang mendekati US$2,6 triliun. Ini berarti penurunan sekitar dua pertiga dari titik tertingginya. CryptoQuant mengaitkan penurunan ini dengan bear market aset kripto yang terus berlanjut dan telah menekan aktivitas trading sejak tahun 2025.
Volume futures perpetual pun turun bersamaan. Minat leverage berkurang sejalan dengan harga spot yang melemah, papar laporan itu. Koreksi tersebut menandakan para trader memilih mengurangi risiko, bukan menambahnya.
Bitcoin (BTC) diperdagangkan di kisaran US$62.000 pada 5 Juni, jauh di bawah puncaknya di atas US$122.000 pada Oktober 2025, menurut CoinGecko. Penurunan kali ini berjalan lebih lambat dan, berbeda dengan kejatuhan 2022, tidak menyebabkan kegagalan berantai.
Volume yang masih tersisa kini terkonsentrasi pada sejumlah platform dengan likuiditas dalam. Binance, Bybit, Gate, dan Crypto.com memimpin volume perdagangan spot kumulatif sejauh tahun ini, tutur CryptoQuant.
Data CoinGecko menunjukkan pola serupa. Binance menguasai sekitar 23% volume spot di antara exchange utama pada 5 Juni, dengan Bybit dan Gate menyusul di urutan berikutnya. Lima exchange terbesar secara total mengambil hampir 40% pangsa volume tersebut.
Rata-rata nilai transaksi Bitcoin di spot dan futures meningkat sejak 2025. CryptoQuant menilai tren ini sebagai tanda makin banyaknya institusi yang mendominasi aktivitas pasar yang tersisa. Transaksi besar cenderung memilih exchange dengan order book paling dalam.
Gate menjadi pemimpin dalam rata-rata nilai transaksi terbesar. Kraken dan OKX juga menduduki posisi atas, sebagai tanda eksekusi skala besar. Pergeseran ini mencerminkan aksi harga bear market yang telah menyingkirkan trader kecil.
Perdagangan aset tradisional di exchange kripto mencapai rekor tertinggi pada 2026. Permintaan paling banyak pada aset emas dan perak, sementara minyak makin diminati karena konflik AS-Iran.
Gate dan Binance menyumbang sekitar dua pertiga volume futures tradisional tersebut. Pola ini menunjukkan trader memanfaatkan platform kripto untuk mendapat eksposur ekonomi makro sepanjang waktu. Akses ini paling penting saat pasar tradisional tutup pada akhir pekan dan hari libur.
Pada futures perpetual, likuiditas terpusat di Gate, Binance, OKX, dan Bitget. Volume trading Hyperliquid juga muncul sebagai pesaing yang tumbuh pesat di pasar tersebut.
Secara keseluruhan, angka utama memperlihatkan pasar sedang mundur. Tapi, perubahan komposisinya mengisyaratkan pergeseran struktural ke arah institusi dan aset tradisional yang bisa terus bertahan di tengah perlambatan pasar.

