Grafik 3 hari Ethereum telah mencetak sinyal beli TD Sequential "9" di tengah penurunan harga berkelanjutan dari atas $2.300 ke mendekati $1.600.
Pola teknikal ini, yang melacak sembilan candle bearish berturut-turut, menunjukkan potensi kelelahan penjual pada level saat ini.
Sementara itu, data on-chain dari CryptoQuant menunjukkan cadangan bursa di platform terpusat mengalami tren penurunan tajam. Kedua dataset tersebut bersama-sama menghadirkan argumen untuk pemulihan harga jangka pendek pada ETH.
Ethereum telah berada di bawah tekanan jual yang konsisten selama beberapa minggu terakhir, membentuk serangkaian higher high dan lower low yang jelas.
Penurunan ini cukup tajam, dengan harga turun sekitar 30% dari kisaran $2.300 ke zona $1.600. Pergerakan tersebut mencerminkan sentimen bearish yang luas di pasar kripto selama periode ini.
Indikator TD Sequential bekerja dengan menghitung sembilan candle berturut-turut yang masing-masing ditutup lebih rendah dari empat candle sebelumnya. Ketika hitungan mencapai sembilan, sinyal tersebut menunjukkan bahwa tren yang ada mungkin kehilangan kekuatannya.
Analis kripto Ali Charts menandai perkembangan ini di X, mencatat bahwa sebuah candle bullish kecil telah muncul segera setelah sinyal tersebut tercetak.
Menurut Ali Charts, jika para bulls berhasil mempertahankan zona support $1.600, ETH bisa pulih menuju kisaran resistance $1.800–$1.950.
Area tersebut mewakili batas atas logis berikutnya berdasarkan pergerakan harga sebelumnya. Namun, kegagalan mempertahankan support kemungkinan akan melanjutkan downtrend yang lebih luas.
TD Sequential tidak menjamin terjadinya pembalikan. Sebaliknya, ia menandai titik di mana momentum tren mungkin mulai melemah.
Para trader biasanya menunggu konfirmasi dari candle-candle berikutnya sebelum membuka posisi hanya berdasarkan sinyal tersebut.
Peneliti on-chain Rei Researcher menyoroti dataset terpisah namun saling melengkapi. Berdasarkan metrik "Ethereum Exchange Reserve — All Exchanges" dari CryptoQuant, cadangan ETH di seluruh bursa terpusat terus menurun setelah pemulihan singkat ke atas. Kenaikan singkat tersebut melihat beberapa investor ritel memindahkan koin ke bursa untuk merestrukturisasi portofolio mereka.
Penurunan kembali cadangan bursa mengindikasikan bahwa likuiditas sisi jual yang tersedia di order book semakin menyusut. Ketika pemegang menarik ETH ke dompet pribadi daripada akun bursa, hal itu mengurangi pasokan yang tersedia untuk dijual secara langsung. Dinamika tersebut cenderung meringankan tekanan ke bawah pada harga dari waktu ke waktu.
Pola arus keluar dominan yang terlihat dalam data menetralisir sebagian tekanan jual potensial yang berada di order book bursa.
Rei Researcher mencatat ini sebagai bukti jelas bahwa sebagian besar pemegang saat ini lebih memilih penyimpanan daripada menjual pada level harga saat ini. Perubahan perilaku pemegang tersebut penting karena mengubah dinamika pasokan di sekitar level support $1.600.
Secara keseluruhan, sinyal TD Sequential dan tren cadangan bursa menunjukkan bahwa zona $1.600 memiliki dukungan teknikal dan on-chain yang signifikan.
Apakah ETH dapat mempertahankan pemulihan tetap bergantung pada kondisi pasar yang lebih luas dan tindak lanjut pembeli pada level saat ini.
The post Ethereum TD Sequential Prints "9" Buy Signal as Exchange Reserves Hit New Lows appeared first on Blockonomi.


