Narasi Crypto Winter tampaknya sedang berubah arah, karena beberapa parameter pasar utama telah memberi sinyal dimulainya tren yang lebih positif dalam industri ini. Setelah Bitcoin turun menuju $59.375, para investor telah memantau berbagai tanda kemungkinan pemulihan pasar, termasuk keterlibatan institusional, aktivitas bursa, dan minat dari investor ETF.
Meskipun terdapat beberapa fluktuasi di pasar, akumulasi jangka panjang terus berlangsung dengan kuat. Arus keluar dari bursa untuk Bitcoin maupun Ethereum terus berlanjut tanpa henti, dan banyak pakar memandangnya sebagai tanda meningkatnya optimisme investor. Dikombinasikan dengan arus ETF yang stabil dan proyeksi institusional yang bullish, kini semakin banyak spekulasi tentang berakhirnya Crypto Winter.
Perusahaan perbankan internasional Standard Chartered tetap optimis terhadap kinerja mata uang kripto dalam beberapa bulan mendatang, meskipun terjadi penurunan belakangan ini. Sebagaimana dicatat dalam laporan Wu Blockchain, bank tersebut masih memproyeksikan Bitcoin akan mencapai $100.000 dan Ethereum akan menyentuh $4.000 pada akhir tahun.
Sebagai bagian dari proyeksinya, bank memandang penurunan harga baru-baru ini sebagai koreksi sementara, bukan tren pasar jangka panjang. Penurunan Bitcoin yang tercatat pada 5 Juni dianggap sebagai titik terendah dari siklus bear kripto saat ini, menunjukkan bahwa investor mungkin telah melewati periode terberat dari penurunan pasar saat ini.
Menurut para analis, ada berbagai alasan di balik penurunan terbaru di pasar kripto. Misalnya, penebusan spot ETF Bitcoin menurunkan permintaan institusional pada waktu-waktu tertentu, sementara IPO SpaceX yang akan datang membawa volatilitas pasar tambahan.
Aliran Bitcoin di bursa menunjukkan pasar yang masih didominasi oleh tren akumulasi. Meskipun pergerakan harga mungkin tidak menentu, arus keluar bersih terus menjadi tren di bursa-bursa sepanjang sebagian besar tahun ini.
Arus keluar yang signifikan terlihat dari Agustus hingga November, dengan banyak hari menunjukkan arus keluar melebihi $1 miliar. Tren ini biasanya merupakan tanda trader yang memindahkan aset mereka ke dompet pribadi atau penyimpanan jangka panjang lainnya, di mana koin lebih sulit diakses di bursa untuk diperdagangkan.
Jumlah koin di bursa yang lebih sedikit berarti pasokan yang siap diperdagangkan di bursa pun berkurang. Hal ini dapat membantu meningkatkan pergerakan harga di masa depan ketika permintaan mulai menguat.
Sebagai anomali, arus keluar bursa berbalik menjadi arus masuk pada Februari, dengan angka sekitar $1 miliar. Periode ini ditandai dengan tingkat volatilitas harga yang lebih tinggi, yang menyebabkan harga Bitcoin turun tajam.
Tren serupa dapat diamati dalam perdagangan Ethereum di bursa. Selama beberapa bulan terakhir, arus keluar secara konsisten lebih tinggi daripada arus masuk, menunjukkan bahwa trader terus menarik Ethereum dari bursa di tengah volatilitas pasar yang persisten.
Beberapa hari mencatat penarikan lebih dari $300 juta, sementara beberapa hari lainnya melihat arus keluar mencapai $600 juta hingga $700 juta. Hal ini kemungkinan besar akan mengurangi jumlah pasokan ETH di bursa, yang dipandang sebagai tanda positif oleh banyak pemegang aset.
Meskipun harga Ethereum turun dari di atas $4.500 menjadi di bawah $1.700 selama koreksi pasar, kecenderungan akumulasi masih terlihat. Arus masuk yang mencolok terjadi pada awal Februari, ketika lebih dari $600 juta ETH dipindahkan ke bursa akibat tekanan jual di pasar.
Para pelaku pasar saat ini memandang ETF sebagai metrik penting untuk kinerja masa depan. Menurut laporan Wu Blockchain, Standard Chartered menyarankan bahwa Ethereum mungkin akan melampaui kinerja Bitcoin dalam jangka pendek berkat permintaan ETF dan meningkatnya sentimen institusional.
Dengan permintaan ETF yang meningkat bersamaan dengan arus keluar bursa yang kuat, kedua metrik tersebut dapat menciptakan dinamika penawaran dan permintaan yang positif untuk kedua mata uang kripto ini. Dalam hal ini, semakin jelas bahwa investor sedang membeli, bukan menjual.
Meskipun ada kemungkinan risiko, permintaan ETF yang stabil dan arus keluar bursa yang tinggi, dikombinasikan dengan sentimen optimis dari institusi, menunjukkan bahwa Crypto Winter akan segera berakhir.
Artikel ini awalnya diterbitkan sebagai The End of Crypto Winter as ETF Flows Return to Center Stage di Crypto Breaking News – sumber terpercaya Anda untuk berita kripto, berita Bitcoin, dan pembaruan blockchain.