Wall Street baru saja mengingatkan dirinya bahwa artificial intelligence tidak bisa berjalan tanpa memori. Deutsche Bank menaikkan target harga saham Micron menjadi US$1.500 pekan ini, dan bank lain juga ikut.
Setidaknya enam bank menaikkan target mereka dalam beberapa hari terakhir, semuanya dilakukan sebelum laporan keuangan tanggal 24 Juni. Para pembeli sudah hadir, dan seluruh cerita ini bergantung pada satu chip yang bahkan sebagian besar orang tidak tahu namanya.
Deutsche Bank memulai tren pada 17 Juni dengan menaikkan target harga Micron ke US$1.500 dari sebelumnya US$1.000. Mereka bukan satu-satunya yang melakukannya.
Pada 15 Juni, TD Cowen bahkan lebih dari dua kali lipat targetnya menjadi US$1.500 dari US$660. Cantor Fitzgerald juga menaikkan targetnya dari US$700, kemudian RBC Capital menjadi US$1.200 dan Wolfe Research ke US$1.250.
Secara keseluruhan, setidaknya enam bank menaikkan target harga dalam seminggu, semuanya menjelang laporan keuangan Micron pada 24 Juni.
Semua catatan dari bank tersebut menyoroti alasan yang sama. Permintaan DRAM berbasis AI kini melampaui suplai, dan kelangkaan ini diperkirakan akan berlanjut setidaknya sampai 2028.
DRAM adalah memori kerja yang sangat cepat dan digunakan oleh model AI. Ketika permintaan naik lebih cepat dibanding kemampuan produsen chip untuk membuatnya, harga tetap tinggi. Micron (MU) adalah satu dari hanya tiga produsen besar—dan satu-satunya dari AS—yang memproduksi memori untuk AI, sehingga mereka mendapat sebagian besar keuntungan dari tren tersebut.
Ingin lebih banyak insight seperti ini? Daftar ke Newsletter Harian Editor Harsh Notariya di sini.
Kelangkaan paling tajam terjadi pada satu chip tertentu, yaitu HBM atau high-bandwidth memory. Ini adalah tipe memori premium yang disusun berdekatan dengan prosesor AI.
Chief operations Micron pernah mengatakan dalam konferensi JPMorgan bahwa HBM membutuhkan lebih dari tiga kali lebih banyak wafer per bit. Karena itulah menambah suplai chip ini jadi lambat dan mahal, sehingga para analis memperkirakan kekurangan ini akan terus berlanjut.
Pihak bank juga menekankan argumen yang lebih luas. Mereka berpendapat bahwa peran memori dalam AI sangatlah mendasar, bukan hanya siklus naik-turun biasa. Hal ini menjadi alasan mengapa pendapatan yang lebih tinggi akan bertahan selama bertahun-tahun, bukan hanya beberapa kuartal.
Pasar sudah sejalan dengan penilaian bank-bank ini. Jika dibandingkan dengan indeks semikonduktor SOXX, kekuatan relatif saham Micron mencapai 218,7—paling tinggi di antara semua produsen chip besar.
Micron memimpin dengan selisih yang sangat besar, bahkan lebih unggul dari Marvell (salah satu pemimpin segmen) di angka 167,8 dan Nvidia yang hanya 56,6.
Aliran dana juga menunjukkan tren serupa. Chaikin Money Flow, yang menunjukkan apakah investor besar sedang membeli atau menjual, berada di angka positif +0,142 pada saham Micron. Angka ini merupakan akumulasi terkuat kedua di seluruh grup chip, hanya kalah dari AMD.
Kesimpulan sederhana, institusi masih terus membeli, bukan menjual, dan Micron melaju lebih cepat dari hampir seluruh pesaingnya. Permintaan yang tinggi, kekuatan relatif yang kuat, serta akumulasi yang konsisten, semuanya mendorong target harga Micron makin tinggi.
Tidak semua pasar saat ini siap naik lebih tinggi. Di Nansen, smart money kripto justru memegang posisi short jangka pendek terhadap Micron. Ini adalah posisi short chip terbesar kedua di daftar, hampir US$21 juta, hanya kalah dari Nvidia.
Logikanya sederhana. Trader perpetual aset kripto bertaruh pada pergerakan cepat. Reli Micron sudah hampir seperti parabola, naik lebih dari 250% tahun ini. Setelah lonjakan sebesar itu, para trader bersiap untuk jeda dalam jangka pendek, bukan perubahan pada cerita utamanya.
Reli yang sangat tajam biasanya perlu dikoreksi sebelum melanjutkan kenaikan berikutnya. Dengan laporan keuangan yang akan keluar pada 24 Juni, jeda dalam waktu dekat tidak akan mengejutkan siapa pun.
Sekarang tentang level harganya. Saham MU diperdagangkan di dekat US$1.058 setelah reli besar. Saham ini melakukan breakout dari bull flag pada 11 Juni, namun volume perdagangan semenjak itu mulai menurun. Sampai volume beli pada hari breakout itu terlampaui, potensi konsolidasi masih terbuka.
Skenario bullish dimulai jika harga menembus kembali di atas US$1.074. Jika bisa merebut US$1.126, itu jadi rekor tertinggi lokal yang membuka peluang menuju US$1.199, lalu US$1.293.
Skenario bearish bergantung pada US$1.023. Level tersebut menjadi support kuat, dan di situlah posisi short crypto berada. Jika harga menembus di bawahnya, maka US$959 kemungkinan akan menjadi target selanjutnya apabila aksi ambil untung semakin besar.
Saat ini, US$1.126 menjadi pemisah antara pergerakan naik ke level baru pada saham Micron dengan potensi jeda lebih lama di area support.

