Saham Intel (INTC) melonjak lebih dari 7% dalam perdagangan pra-pasar pada hari Kamis setelah Presiden Trump mengumumkan di Truth Social bahwa Apple telah setuju untuk bermitra dengan Intel dalam mendesain dan memproduksi chip di Amerika Serikat.
Intel Corporation, INTC
Intel menyentuh $129,84 dalam perdagangan pra-pasar. Pada level tersebut, angka ini akan menandai rekor tertinggi sepanjang masa bagi produsen chip yang berbasis di Santa Clara jika bertahan hingga akhir sesi.
Pengumuman ini tidak sepenuhnya datang tiba-tiba. Wall Street Journal melaporkan pada bulan Mei bahwa Apple dan Intel telah mencapai kesepakatan awal untuk Intel memproduksi sejumlah chip untuk perangkat Apple, setelah lebih dari setahun diskusi.
Baik Apple maupun Intel belum mengonfirmasi kemitraan tersebut pada saat publikasi. Kedua perusahaan tidak merespons permintaan komentar di luar jam kerja reguler.
Apple sangat bergantung pada TSMC untuk pembuatan chip. Namun lini produksi canggih TSMC berada di bawah tekanan berat dari produsen chip AI seperti Nvidia dan AMD, yang bersaing untuk kapasitas yang sama.
Kemitraan dengan Intel memberikan Apple pilihan manufaktur lain dan membantu mengurangi ketergantungan tersebut. Bagi Intel, mendapatkan Apple sebagai pelanggan membawa permintaan yang konsisten dan bervolume tinggi dari salah satu perusahaan elektronik konsumen terbesar di dunia.
Trump mencatat bahwa Nvidia dan Terrafab milik Elon Musk sebelumnya juga telah setuju untuk bekerja sama dengan Intel, memposisikan produsen chip tersebut sebagai pusat yang berkembang untuk produksi semikonduktor berbasis di AS.
Bisnis manufaktur Intel sendiri telah tertinggal dari TSMC selama bertahun-tahun. Kesenjangan tersebut membuat ambisi foundry perusahaan sulit untuk dijual — hingga baru-baru ini.
Awal pekan ini, Intel mengumumkan bahwa teknologi manufaktur generasi berikutnya, yang dikenal sebagai 18A, telah memasuki produksi awal. Perusahaan menyatakan sedang melihat permintaan yang kuat untuk prosesor sentral mereka.
Keterlibatan pemerintah AS telah menambah dorongan bagi pemulihan Intel. Tahun lalu, pemerintahan Trump mengambil saham 10% di Intel dan berkomitmen sekitar $10 miliar untuk membantu membangun atau memperluas pabrik-pabrik di AS.
Trump kemudian mengatakan bahwa ia "seharusnya meminta lebih banyak" saham, delapan bulan setelah posisi Intel milik pemerintah tumbuh menjadi bernilai lebih dari $50 miliar.
Saham Intel kini telah naik sekitar empat kali lipat sejak investasi pemerintah tersebut diumumkan pada Agustus lalu. Pergerakan pra-pasar hari Kamis memperpanjang kenaikan sekitar tiga kali lipat yang telah tercatat tahun ini.
Saham Apple turun sekitar 1,1% dalam perdagangan pra-pasar menyusul berita tersebut, sementara AMD naik tipis sekitar 1%.
The post Intel (INTC) Stock Hits Premarket All-Time High on Apple Partnership News appeared first on CoinCentral.

