Anthony Scaramucci, pendiri SkyBridge Capital, telah menegaskan kembali sikapnya yang bullish terhadap Bitcoin meskipun terjadi koreksi tajam baru-baru ini. Berbagi perspektifnya di X, Scaramucci menyebutkan lima alasan utama mengapa optimismenya tetap terjaga, dengan mengatribusikan penurunan terbaru bukan pada memburuknya fundamental, melainkan pada pembersihan leverage sementara dari pasar.
Menurut Scaramucci, Bitcoin terus berfungsi sebagai salah satu lindung nilai paling efektif terhadap depresiasi mata uang fiat. Ia menekankan bahwa batas pasokan 21 juta koin telah ditetapkan dalam kode, menjadikannya berbeda secara mendasar dari mata uang tradisional yang dapat dipengaruhi oleh keputusan politik. Perspektif ini semakin relevan seiring utang nasional AS melampaui 37 triliun dolar.
Poin kunci lainnya dalam diskusi ini adalah interpretasi Scaramucci terhadap pullback saat ini. Ia menegaskan bahwa penurunan ini terutama merupakan hasil dari penjualan paksa. Menurutnya, penambang yang menjual untuk menutupi biaya operasional dan pelepasan posisi berleverage telah memberikan tekanan jangka pendek pada harga Bitcoin.
Scaramucci juga menyoroti bahwa infrastruktur pasar institusional yang kuat yang dibangun sejak 2024 tidak hilang karena harga yang turun. SkyBridge Capital telah membangun namanya dengan berfokus pada investasi alternatif, dan Scaramucci telah lama secara terbuka optimis tentang potensi masa depan Bitcoin.
Ia juga berargumen bahwa Bitcoin memiliki potensi kenaikan yang signifikan jika dibandingkan dengan emas. Menurut Scaramucci, jika Bitcoin berhasil menangkap bahkan sebagian kecil dari peran emas dalam portofolio global, dampak yang dihasilkan bisa jauh melebihi kenaikan harga yang sederhana.
Pilar kelima dari tesis Scaramucci melibatkan sentimen pasar. Ia percaya bahwa periode paling suram sering kali menawarkan peluang beli yang paling menarik. Pendekatan ini kembali menjadi sorotan seiring melemahnya selera risiko di kalangan investor menyusul aksi jual terbaru.
Sebelumnya, Scaramucci memproyeksikan bahwa Bitcoin bisa mencapai $170.000 pada pertengahan 2026, dan menyatakan bahwa kejelasan regulasi berpotensi mendorong harga hingga $200.000 dalam tahun tersebut. Meskipun target-target ini terlihat ambisius mengingat penurunan Bitcoin hampir 50 persen dari level tertinggi sepanjang masa, Scaramucci terus memperkirakan pemulihan yang lebih moderat dalam jangka pendek.
Dalam episode terbaru podcast All Things Markets, Scaramucci dan CEO Galaxy Digital Mike Novogratz mendiskusikan kemungkinan Bitcoin merebut kembali level $70.000 pada akhir Juli. Galaxy Digital adalah pemain institusional yang menyediakan layanan keuangan dengan fokus pada aset digital dan teknologi blockchain.
Jika skenario ini terwujud, hal ini dapat menandai kebangkitan sentimen bullish yang telah melemah sejak koreksi terjadi. Namun, seperti yang ditekankan dalam artikel ini, ini adalah interpretasi Scaramucci dan bukan prediksi definitif tentang arah pasar. Pandangannya terutama mencerminkan cara ia membaca tren saat ini, bukan menawarkan kepastian tentang pergerakan harga di masa depan.
The post Bitcoin slides nearly 50 percent from its peak! What does Anthony Scaramucci's new price forecast signal? appeared first on COINTURK NEWS.

