Eropa memanas lebih dari dua kali rata-rata global, kata Organisasi Meteorologi Dunia, yang membuat episode panas berkepanjangan semakin mungkin terjadiEropa memanas lebih dari dua kali rata-rata global, kata Organisasi Meteorologi Dunia, yang membuat episode panas berkepanjangan semakin mungkin terjadi

Rekor panas lebih banyak diperkirakan saat gelombang panas mematikan 'Omega' melanda Eropa

2026/06/24 18:53
durasi baca 3 menit
Untuk memberikan masukan atau menyampaikan kekhawatiran terkait konten ini, silakan hubungi kami di [email protected]

Eropa Barat dilanda gelombang panas mematikan yang memecahkan rekor pada Rabu, 24 Juni, yang telah menewaskan puluhan orang, menutup sekolah, memperlambat kereta, memadamkan listrik, dan memaksa petani memanen biji-bijian pada malam hari.

Di Prancis, yang pada Selasa, 23 Juni, mencatat hari terpanas sejak pencatatan dimulai hampir 80 tahun lalu, pihak berwenang berupaya memulihkan listrik ke ribuan rumah yang terdampak pemadaman di wilayah barat laut Brittany. Suhu tercatat mencapai puncak 44,3 derajat Celsius (111,7 derajat Fahrenheit) di kota barat daya Pissos.

Kementerian kesehatan Italia mengeluarkan peringatan panas tertinggi untuk 16 kota, mulai dari Florence dan Milan hingga Roma, Turin, dan Verona.

Di Inggris, yang sedang menuju hari Juni terpanas yang pernah ada, layanan cuaca Met Office mengeluarkan peringatan cuaca panas ekstrem hanya untuk kedua kalinya dalam sejarah. Ratusan sekolah tetap tutup atau ditutup lebih awal, karena suhu tinggi dapat membahayakan bahkan orang yang sehat sekalipun.

Setidaknya 48 orang tewas di Prancis akibat tenggelam saat berusaha mencari keringanan dari panasnya yang menyiksa, sementara dua anak kecil tewas akibat panas di dalam mobil, kata pihak berwenang.

Dua orang lanjut usia meninggal akibat sengatan panas di Spanyol, yang telah mengalami suhu ekstrem sejak akhir pekan, melebihi 40ºC. Suhu di sana mulai mereda pada Rabu.

Wajib Dibaca

Tetap aman! Cara menghindari risiko kesehatan akibat panas

Terjebak gelombang panas

Pola cuaca langka yang dikenal sebagai blok Omega menyebabkan suhu memecahkan rekor di seluruh Eropa, hingga 18 derajat Celsius (32 derajat Fahrenheit) di atas normal, menurut Reuters Climate Monitor.

Fenomena ini menyerupai bentuk huruf Yunani Omega, dengan bagian tengah yang menggembung memerangkap panas yang semakin intens dan bertahan di atas wilayah dalam jangka waktu lama, dengan cuaca lebih sejuk di tepiannya.

Badan cuaca Meteo-France menyatakan kondisi ini sebanding dengan gelombang panas pada Agustus 2003 yang berlangsung selama 16 hari dan menyebabkan perkiraan 80.000 kematian berlebih di seluruh Eropa.

Eropa memanas lebih dari dua kali rata-rata global, kata Organisasi Meteorologi Dunia, yang membuat episode panas berkepanjangan semakin mungkin terjadi.

Model dan pekerja bangunan merasakan panasnya

Di Paris, tempat berlangsungnya Fashion Week tahunan, penonton terlihat terengah-engah dan berkeringat selama pertunjukan Louis Vuitton saat para model pria memamerkan kreasi penyanyi pop Pharrell Williams. Label-label termasuk Dior dan Rick Owens mengubah jadwal mereka untuk mengadakan pertunjukan di pagi hari, kata para penyelenggara.

Menara Eiffel dan Museum Louvre tutup lebih awal pada Selasa. Di Swiss, pihak berwenang setempat membuka bioskop ber-AC untuk pemutaran film siang hari secara gratis.

Kontraktor konstruksi di seluruh benua mengubah jam kerja agar karyawan dapat menghindari kondisi terburuk, sementara para pengecer kesulitan memenuhi permintaan kipas angin dan AC portabel.

Sebuah koperasi pertanian Prancis menyatakan para petani mulai menerapkan shift malam untuk panen guna melindungi pekerja dari panas sore hari dan ladang dari risiko kebakaran.

Di Inggris, operator jaringan listrik meminta para pembangkit untuk menyediakan lebih banyak daya di tengah suhu yang melonjak dan siap memecahkan rekor pada Rabu.

Operator kereta di Inggris telah menyarankan agar hanya melakukan perjalanan penting pada Rabu dan Kamis, 25 Juni, karena panas telah menimbulkan pembatasan kecepatan.

Di Italia, kondisi diperkirakan akan semakin memburuk, terutama di wilayah tengah dan utara, dengan gelombang panas kemungkinan mencapai puncaknya antara Minggu, 28 Juni, dan Senin, 29 Juni, kata para meteorolog.

Suhu bisa mencapai 41ºC antara Tuscany dan Emilia, sementara di daerah pesisir seperti Liguria, kombinasi panas dan kelembaban ekstrem dapat mendorong suhu yang dirasakan hingga 45ºC. – Rappler.com

CHZ +28%! Sejarah Terulang?

CHZ +28%! Sejarah Terulang?CHZ +28%! Sejarah Terulang?

0-biaya untuk posisi long & short. Bersiap!

Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.

Kombo Piala Dunia: Target 200x

Kombo Piala Dunia: Target 200xKombo Piala Dunia: Target 200x

Gabungkan hingga 20 pertandingan dalam satu pesanan