Ekonom Nouriel Roubini menyatakan “kematian petrodollar” dan mendukung aset cadangan tokenisasi baru bernama ‘Technodollar’ yang terikat pada aset produktif AmeEkonom Nouriel Roubini menyatakan “kematian petrodollar” dan mendukung aset cadangan tokenisasi baru bernama ‘Technodollar’ yang terikat pada aset produktif Ame

Kematian Petrodollar: Nouriel Roubini Jelaskan Pergeseran ke ‘Technodollars’ yang Didukung AI

2026/06/25 02:47
durasi baca 3 menit
Untuk memberikan masukan atau menyampaikan kekhawatiran terkait konten ini, silakan hubungi kami di [email protected]

Ekonom Nouriel Roubini menyatakan “kematian petrodollar” dan mendukung aset cadangan tokenisasi baru bernama ‘Technodollar’ yang terikat pada aset produktif Amerika Serikat, menandai langkah resmi pertamanya ke aset digital setelah selama bertahun-tahun dikenal sebagai salah satu kritikus kripto paling vokal.

Dalam podcast Expert Council minggu ini, Roubini mengungkapkan stablecoin gagal melindungi investor dari risiko inflasi dan depresiasi yang sama seperti pada mata uang fiat tradisional.

Dia berpendapat bahwa aset cadangan berikutnya harus terhubung dengan teknologi, kecerdasan buatan, pertahanan, semikonduktor, dan sektor lain dalam ekonomi Amerika Serikat.

Pernyataan tersebut muncul bersamaan dengan peluncuran USAFi oleh Atlas Capital Team, yaitu aset cadangan tokenisasi yang diterbitkan di Dubai berdasarkan kerangka kerja Asset-Referenced Virtual Asset dari Virtual Assets Regulatory Authority.

Atlas menjelaskan USAFi memperkenalkan kategori baru infrastruktur cadangan digital yang diatur. Token ini berbentuk aset ERC-20 permissionless dan didukung secara langsung oleh Atlas America Fund, yaitu ETF yang dikelola secara aktif dan sudah terdaftar pada SEC, juga sudah listing di Nasdaq dengan kode USAF.

Ilusi Keamanan On-Chain

Selama bertahun-tahun, investor aset kripto menganggap stablecoin yang dipatok dolar seperti USDT dan USDC sebagai tempat aman untuk menyimpan modal saat pasar sedang stres.

Roubini menuturkan, pandangan tersebut terlewat dari masalah yang lebih besar. Stablecoin mungkin membantu dalam pembayaran, tapi aset itu tetap mengikuti nilai mata uang fiat yang bisa kehilangan daya beli saat periode inflasi.

Penjelasannya sederhana. Token yang hanya mengikuti dolar tidak menyelesaikan kelemahan dolar itu sendiri. Justru kelemahannya dipindah ke blockchain.

Masalah ini menjadi lebih signifikan di tengah ekonomi yang menghadapi inflasi berkepanjangan, kejutan geopolitik, dan risiko terkait iklim. Dalam situasi seperti itu, Roubini menyatakan investor butuh eksposur ke aset yang bisa menjaga nilai sebenarnya, bukan hanya uang digital yang tidak memberi hasil.

Dari Petrodollar Menuju Technodollar

Atlas merancang USAFi sejalan dengan perubahan besar dalam sistem cadangan global.

Dalam whitepaper yang diterbitkan bersamaan dengan peluncuran itu, perusahaan menyebut dunia sudah bergerak dari gold standard tahun 1944–1971, lalu masuk ke era petrodollar berbasis energi dari tahun 1970-an. Saat ini, mereka melihat babak baru yang disebut sebagai era “technodollar”.

Teorinya, kekuatan ekonomi Amerika Serikat sekarang lebih didorong oleh teknologi dibanding minyak. Atlas menuturkan, aset cadangan yang didukung oleh saham kecerdasan buatan, semikonduktor, teknologi pertahanan, infrastruktur siber, surat utang pemerintah Amerika Serikat jangka pendek, emas, dan properti tahan iklim merupakan lindung nilai yang lebih baik untuk ekonomi masa kini.

Aset penjamin USAFi berasal dari Atlas America Fund, yang disimpan di BNY Mellon. Atlas menegaskan bahwa pengelolaan risiko pada dana ini telah memanfaatkan machine learning dalam portofolionya.

Membawa Aset ke Dalam On-Chain

Atlas bekerja sama dengan Securitize untuk membawa aset ini ke public blockchain. Securitize sendiri merupakan platform tokenisasi yang ada di balik sejumlah produk aset institusional dunia nyata, termasuk infrastruktur tokenisasi dana milik BlackRock.

Tujuannya agar USAFi bisa digunakan sebagai kolateral on-chain, bukan hanya berada dalam lingkungan institusional tertutup.

Peluncuran ini juga menandakan perubahan besar di tren tokenisasi aset dunia nyata. Produk seperti tokenisasi surat utang Amerika Serikat dan pasar uang sudah mulai populer, namun Atlas memposisikan USAFi sebagai aset cadangan yang lebih adaptif untuk periode inflasi dan tekanan makro.

Bagi Roubini, intinya adalah aset digital tidak bisa hanya mengandalkan replika fiat. Jika investor ingin perlindungan dari depresiasi, dia menegaskan bahwa penjamin atau kolateralnya sendiri harus berubah.

USAFi menjadi uji coba besar pertamanya untuk ide tersebut.

Peluang Pasar
Logo Gensyn
Harga Gensyn(AI)
$0.02279
$0.02279$0.02279
-0.99%
USD
Grafik Harga Live Gensyn (AI)

CHZ +28%! Sejarah Terulang?

CHZ +28%! Sejarah Terulang?CHZ +28%! Sejarah Terulang?

0-biaya untuk posisi long & short. Bersiap!

Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.

Anda Mungkin Juga Menyukai

Mengapa Matthew Sigel Baru Saja Membahas ETF Aktif dalam Kripto

Mengapa Matthew Sigel Baru Saja Membahas ETF Aktif dalam Kripto

Matthew Sigel menyoroti peran ETF aktif $NODE dalam lanskap kripto, menekankan potensi dampaknya. Postingan Mengapa Matthew Sigel Baru Saja Membahas Aktif
Bagikan
Coinfomania2026/06/25 08:17
Hasil Pendapatan Micron Q3 2026: Pendapatan $41,46 Miliar Menilai Kembali Perdagangan Memori AI

Hasil Pendapatan Micron Q3 2026: Pendapatan $41,46 Miliar Menilai Kembali Perdagangan Memori AI

Micron Technology melaporkan rekor hasil pendapatan fiskal Q3 2026, dengan pendapatan mencapai $41,46 miliar, naik dari $9,30 miliar pada tahun sebelumnya, karena permintaan memori dan penyimpanan terkait AI terus melampaui pasokan. EPS dilusi non-GAAP naik menjadi $25,11, sementara margin kotor non-GAAP meluas menjadi 84,9%. Perusahaan juga memberikan panduan pendapatan fiskal Q4 sekitar $50 miliar, plus minus $1 miliar. Ini bukan berita pendapatan biasa karena Micron tidak lagi hanya dinilai sebagai pemasok DRAM dan NAND siklikal. Hasil terbaru Micron menunjukkan bahwa pasar sedang menilai kembali memori sebagai hambatan strategis dalam pembangunan infrastruktur AI. High-bandwidth memory (HBM), DRAM pusat data, SSD perusahaan, dan perjanjian pasokan pelanggan jangka panjang sedang mengubah cara pandang investor terhadap peran Micron dalam rantai pasokan AI.
Bagikan
MEXC NEWS2026/06/25 09:48
Pasar Kripto Hari Ini 25 Juni 2026: Koreksi Tekanan Arus Keluar

Pasar Kripto Hari Ini 25 Juni 2026: Koreksi Tekanan Arus Keluar

Pasar kripto hari ini, Kamis (25/6) kembali mengalami tekanan, setelah arus keluar dana institusional dan menurunnya kepercayaan investor. The post Pasar Kripto
Bagikan
Tokocrypto2026/06/25 10:58

Kombo Piala Dunia: Target 200x

Kombo Piala Dunia: Target 200xKombo Piala Dunia: Target 200x

Gabungkan hingga 20 pertandingan dalam satu pesanan