Rosen Law Firm telah memulai investigasi terhadap Strategy (sebelumnya MicroStrategy) dan mengundang investor yang membeli sekuritas perusahaan tersebut untuk ikut serta dalam potensi gugatan class action.
Kantor hukum tersebut menyatakan sedang meneliti apakah Strategy dan beberapa eksekutifnya memberikan pernyataan yang menyesatkan secara material terkait operasi bisnis perusahaan, strategi treasury Bitcoin, profitabilitas, serta risiko yang terkait dengan model akumulasi Bitcoin agresif mereka.
Investigasi ini mencakup sejumlah sekuritas yang terhubung dengan Strategy, seperti MSTR, STRF, STRC, STRK, dan STRD. Rosen telah membuat halaman web khusus agar investor yang terdampak bisa bergabung dalam penyelidikan ini.
Perkembangan ini muncul setelah struktur modal Strategy mendapat sorotan tajam dan ketergantungannya yang semakin besar terhadap berbagai kelas sekuritas untuk mendanai pembelian Bitcoin.
Walaupun investigasi ini belum menuduh adanya pelanggaran, penyelidikan dilakukan di tengah volatilitas tajam di beberapa instrumen terkait Strategy.
Salah satu sekuritas yang menarik perhatian khusus adalah STRC, yaitu saham preferen perpetual milik Strategy.
Platform analitik blockchain, Arkham, baru-baru ini menanggapi perbandingan antara STRC dan ekosistem Terra yang telah kolaps, dengan menegaskan bahwa kondisinya sangat berbeda secara mendasar.
Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara real-time
Arkham menegaskan bahwa Strategy tidak memiliki kewajiban hukum untuk mempertahankan harga pasar STRC, sehingga berbeda dengan mekanisme stabilisasi algoritmik yang turut menyebabkan kehancuran ekosistem Terra.
Arkham juga menyoroti risiko utama bagi pemegang saham preferen, dan menjelaskan bahwa pembayaran dividen tetap bersifat diskresioner.
Menurut Arkham, menjaga struktur dividen STRC saat ini bisa membutuhkan sekitar US$1,2 miliar setiap tahun, sehingga menimbulkan pertanyaan terkait berkelanjutan atau tidaknya model pendanaan Strategy di masa depan jika kondisi pasar memburuk.
Strategy hingga saat ini belum memberikan tanggapan publik atas penyelidikan dari Rosen.
Shanaka Anslem, analis terkemuka, menolak anggapan bahwa pengumuman dari Rosen Law Firm sebagai bukti adanya penipuan atau pelanggaran regulasi.
Dia menuturkan bahwa pemberitahuan tersebut merupakan upaya perekrutan pemegang saham yang memang sering dilakukan kantor hukum penggugat setelah terjadi penurunan harga saham yang tajam, bukan bukti adanya pelanggaran.
Kendati demikian, sentimen pasar secara umum menunjukkan bahwa Strategy menghadapi pertanyaan sah terkait keberlanjutan struktur pendanaannya.
Hal ini terutama karena investor kini menyoroti kemampuan perusahaan dalam mendukung kewajiban dividen dan mempertahankan strategi treasury yang berfokus pada Bitcoin di tengah masa-masa pasar yang lemah.
Baik pihak Strategy maupun Michael Saylor belum segera memberikan tanggapan atas permintaan komentar dari BeInCrypto.
