Menurut Sergei Novikov, Chief Product Officer di 8Blocks, sebanyak 95% dari semua token aset kripto yang pernah diluncurkan sebenarnya tidak dibutuhkan. Kebanyakan tim meluncurkannya hanya karena sudah menjadi kebiasaan, bukan karena kebutuhan produk.
Novikov membagikan penilaiannya dalam sebuah wawancara dengan BeInCrypto. Ia juga menerangkan mengapa pertumbuhan produk Web3 sering tidak diikuti dengan kenaikan nilai token miliknya, serta mengapa audit tokenomics sebaiknya mengikuti pola audit keamanan smart contract.
Salah satu kesalahpahaman terbesar di dunia Web3 adalah anggapan bahwa pertumbuhan produk pasti diikuti oleh pertumbuhan nilai token. Menurut Sergei, hubungan tersebut sangat jarang terjadi secara otomatis.
Hal yang sering terlupakan yaitu apakah token tersebut benar-benar mampu menangkap nilai yang dihasilkan produk. 8Blocks membangun metodologi berdasarkan konsep keterkaitan antara token dan produk, yaitu seberapa langsung aktivitas produk bisa meningkatkan permintaan token. Perusahaan ini menggunakannya untuk menilai model token dan mendeteksi risiko struktural.
Pertanyaan yang perlu diajukan oleh founder dan investor sebenarnya sangat sederhana. Jika produknya berkembang, apa alasan token menjadi lebih berguna atau lebih banyak dicari? Jika tidak ada jawaban yang jelas, token tersebut mungkin sama sekali tidak berkaitan dengan bisnisnya.
Sergei Novikov menjabarkan sejumlah tanda peringatan yang perlu diperhatikan investor saat menilai proyek baru. Kegunaan token yang lemah dan cuma dijelaskan di whitepaper menjadi masalah yang sering terulang. Janji yang terlihat bagus di atas kertas biasanya tidak memberikan hasil setelah token diluncurkan.
Red flag lain misalnya fully diluted valuation (FDV) yang tinggi dengan jumlah token beredar yang sangat sedikit, jadwal unlock besar-besaran tanpa permintaan yang jelas di masa depan, serta produk yang tetap berjalan lancar tanpa token sendiri. Tanda paling jelas adalah ketika mayoritas permintaan berasal dari reward, airdrop, atau spekulasi, bukan penggunaan produk yang sesungguhnya.
Uji utamanya sederhana: Apakah produk bisa digunakan tanpa token? Jika jawabannya iya, itu adalah masalah struktural yang tidak bisa diperbaiki hanya lewat whitepaper.
Kebanyakan tim, menurut Sergei, terlalu fokus membuat acara token generation event (TGE) sukses tapi lupa pada hal-hal yang bisa menjaga value token dalam jangka waktu bulan hingga tahun berikutnya. TGE hanya berlangsung satu hari, sedangkan permintaan token yang sehat butuh perancangan matang bertahun-tahun.
Ia membandingkannya langsung dengan audit smart contract, yang saat ini sudah menjadi keharusan untuk setiap peluncuran yang kredibel. Audit tokenomics sebaiknya juga mencapai level penting yang sama. Tim yang mempublikasikan hasil audit ekonomi menunjukkan keseriusan kepada komunitasnya bahwa mereka peduli akan performa token dalam jangka panjang, bukan cuma saat hari peluncuran.
8Blocks bekerja sama dengan tim Web3 untuk desain, audit, dan perbaikan tokenomics. Mereka juga memberi saran kepada proyek mengenai apakah memang token tersebut benar-benar dibutuhkan. Novikov menilai, pertanyaan ini justru perlu ditanyakan lebih banyak founder sebelum masuk ke pasar. 8Blocks selalu berbagi update dan riset di X.

