Saham SMX turun 5,18% seiring meningkatnya tekanan kepatuhan daur ulang.
Undang-undang daur ulang negara bagian baru mendorong produsen menuju data terverifikasi.

Teknologi SMX menghubungkan penanda material dengan catatan digital yang aman.
Verifikasi plastik dapat mendukung audit, pengarsipan, dan pengadaan.
Aturan yang lebih ketat dapat meningkatkan permintaan bukti kandungan daur ulang yang dapat dilacak.
Saham SMX (SMX) turun 5,18% ke $14,45 seiring undang-undang daur ulang yang lebih ketat meningkatkan perhatian pada teknologi verifikasi perusahaan. Saham tersebut turun setelah sempat naik di atas $15,20 dan kemudian stabil mendekati level akhir pagi. Sementara itu, aturan negara bagian baru meningkatkan permintaan data terverifikasi di seluruh rantai pasokan daur ulang dan kemasan.
SMX (Security Matters) Public Limited Company, SMX
SB 54 California mewajibkan produsen untuk mendukung program pemulihan kemasan dan tanggung jawab produsen yang diperluas. Negara bagian lain telah memperkenalkan target kandungan daur ulang dan kewajiban pelaporan untuk kemasan, wadah, tas, dan produk terkait. Perusahaan kini harus mendokumentasikan asal material, kandungan daur ulang, penanganan, dan penggunaan kembali akhir.
New Jersey menerapkan persyaratan kandungan daur ulang di beberapa kategori produk plastik, kaca, dan kertas. Maine, Oregon, Colorado, Minnesota, Maryland, dan Washington juga telah mengadopsi undang-undang tanggung jawab kemasan. Secara keseluruhan, langkah-langkah ini mengalihkan lebih banyak biaya daur ulang dan kewajiban pelaporan kepada produsen.
Perubahan kebijakan ini menciptakan tantangan praktis bagi produsen, pendaur ulang, merek, dan operator limbah. Perusahaan harus mendukung setiap klaim kandungan daur ulang dengan catatan yang dapat ditinjau oleh regulator dan auditor. Oleh karena itu, sistem rantai kepemilikan yang lemah dapat menciptakan celah kepatuhan dan risiko reputasi.
SMX menempatkan penanda molekuler tak kasat mata di dalam material dan menghubungkannya dengan catatan digital yang aman. Sistem ini dapat menyimpan informasi tentang asal, komposisi, kepemilikan, dan pemrosesan sepanjang siklus hidup material. Hasilnya, perusahaan dapat melacak material fisik beserta data kepatuhan terkait.
Jaringan daur ulang sering melibatkan beberapa penangan, pemroses, dan yurisdiksi sebelum material kembali ke pasar. Selama proses tersebut, catatan dapat menjadi terfragmentasi, tidak konsisten, atau sulit diverifikasi. SMX bertujuan mengurangi kelemahan tersebut dengan menghubungkan data langsung ke material.
Platform perusahaan dapat mendukung plastik, tekstil, dan material lain yang memerlukan bukti kandungan daur ulang yang dapat dilacak. Produsen dapat menggunakan data terverifikasi untuk pengadaan, pengungkapan, audit, dan pengarsipan regulasi. Namun, adopsinya akan bergantung pada permintaan komersial, biaya integrasi, dan penerimaan regulasi.
Daur ulang plastik menawarkan kasus penggunaan yang jelas karena resin daur ulang sering melewati beberapa tahap rantai pasokan. Data material terverifikasi dapat memperkuat klaim tentang pemulihan, penggunaan kembali, dan tingkat kandungan daur ulang. Ini juga dapat membantu produsen memenuhi persyaratan pelaporan negara bagian yang terus berubah.
SMX juga menghubungkan output daur ulang terverifikasi dengan kerangka Plastic Cycle Token-nya. Perusahaan merancang instrumen ini untuk mencerminkan aktivitas daur ulang industri yang terukur. Oleh karena itu, output terverifikasi dapat mendukung kredit plastik, kontrak, pembiayaan, dan program komersial lainnya.
Kondisi pasar yang lebih luas juga dapat mempengaruhi permintaan verifikasi plastik daur ulang. Fluktuasi harga minyak dapat mengubah biaya plastik murni dan mengubah keputusan pengadaan. Seiring aturan daur ulang yang semakin ketat, SMX dapat menarik perhatian dari perusahaan yang mencari bukti lebih kuat di seluruh rantai pasokan material.
The post SMX (SMX) Stock: Plunges as Recycling Laws Put Verification Technology in Focus appeared first on CoinCentral.

