Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce yang belum diumumkan secara resmi sudah menghasilkan volume perdagangan lebih dari US$4 juta di platform prediksi Kalshi, dengan para bettor bertaruh soal lokasi, tanggal, bahkan para bridesmaid-nya.
Berdasarkan data Kalshi, perdagangan hiburan tumbuh dari US$43 juta di tahun 2024 menjadi lebih dari US$300 juta pada 2025. Pasar musik saja sudah menembus US$400 juta di Q1 2026, sehingga volume hiburan total di 2026 berpeluang mencapai US$1 miliar.
Pasar lokasi telah mencatatkan volume sebesar US$2,26 juta, menjadikannya kategori trading Taylor Swift-Travis Kelce terbesar di Kalshi. New York punya peluang 80%, sementara Rhode Island berada di urutan kedua dengan 21%. Polymarket bahkan mempersempit prediksi, menempatkan Manhattan di angka 85%.
Izin penutupan jalan yang diajukan di dekat Madison Square Garden untuk 3 Juli semakin menambah spekulasi soal tanggal tersebut. Tidak ada nama Swift maupun Kelce yang tercantum dalam izin itu.
Kalshi memberikan peluang 95,5% bahwa pernikahan akan terjadi tahun ini. Polymarket memperkirakan kemungkinan acara berlangsung sebelum 31 Agustus sebesar 96%. Kabarnya, izin tersebut mencakup pemasangan tenda di luar arena untuk menampung 500 sampai dengan 999 tamu.
Kota New York juga akan menggelar perayaan 4 Juli sekaligus menjadi tuan rumah pertandingan FIFA World Cup selama akhir pekan itu.
Pasar terpisah juga melacak siapa saja anggota pengiring pengantin. Jason Kelce memimpin peluang menjadi groomsman sebesar 89%, diikuti oleh Patrick Mahomes dengan 72%.
Di sisi bridesmaid, Abigail Anderson Berard punya peluang 85% menjadi maid of honor. Selena Gomez ada di posisi berikutnya dengan 76%, lalu Gigi Hadid 54%. Sementara Blake Lively dan Brittany Mahomes, sekarang keduanya hanya punya peluang 8%.
Kenaikan Swift-Kelce terjadi ketika pasar prediksi sedang menorehkan rekor transaksi bulanan. Pengguna aktif bulanan mencapai 865.411 pada Maret 2026, naik 118% dibandingkan tahun sebelumnya. Volume notional bulanan mencapai US$23,89 miliar, tumbuh 1.107% year-on-year.
Sektor ini sebelumnya hanya sekitar US$1,2 miliar per bulan pada April 2025. Per Maret 2026, angka itu sudah menembus US$25 miliar. Kalshi pun membidik valuasi US$40 miliar dalam putaran pendanaan selanjutnya, naik dari US$22 miliar sebulan lalu.
Platform tersebut juga terus berekspansi, misalnya melalui kemitraan prediksi World Cup yang memperluas ragam kategorinya.
Kalshi melaporkan bahwa proporsi trader perempuan di platformnya telah naik dua kali lipat dalam setahun terakhir. Pergeseran ini menunjukkan bahwa pasar bertema selebriti mampu menarik pengguna jauh di luar audiens trader pada umumnya. Penelitian juga membuktikan pemilih AS menggunakan prediction market beserta polling konvensional.
Rancangan undang-undang untuk melarang prediction market pernah beredar di Kongres, namun belum disahkan kedua lembaga legislatif. Meski begitu, jangkauan Kalshi terus bertumbuh di bidang olahraga, politik, sampai budaya pop.

