SHAH ALAM, 1 Juli — Jalur Shah Alam LRT3 merupakan bukti nyata komitmen pemerintah Madani dalam menyediakan sistem transportasi umum yang lebih modern, efisien, dan terintegrasi guna meningkatkan kehidupan sehari-hari masyarakat, kata Menteri Dalam Negeri Datuk Seri Saifuddin Nasution Ismail.
Ia mengatakan jalur baru ini diperkenalkan untuk mengurangi kemacetan di salah satu koridor transportasi tersibuk di Lembah Klang.
"Ini tidak hanya memperluas pilihan transportasi umum, tetapi juga membantu mengurangi kemacetan lalu lintas, mempersingkat waktu perjalanan, dan menurunkan biaya komuter harian, terutama bagi mereka yang bepergian ke tempat kerja, institusi pendidikan, atau mengurus keperluan sehari-hari.
"Ini adalah salah satu investasi strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan memperkuat jaringan transportasi umum negara," katanya dalam unggahan Facebook.
Pada hari Minggu, Perdana Menteri Datuk Seri Anwar Ibrahim, saat meresmikan operasional jalur tersebut, mengumumkan tarif gratis untuk Jalur Shah Alam LRT3 mulai 29 Juni hingga 31 Juli, termasuk layanan bus pengumpan Prasarana Malaysia Bhd (Prasarana) di sepanjang rute tersebut.
Saifuddin Nasution mengimbau masyarakat, terutama mereka yang tinggal di Shah Alam, Klang, Subang, dan kawasan di sepanjang jalur LRT3, untuk memanfaatkan periode perjalanan gratis ini.
Ia mengatakan inisiatif ini memberi masyarakat kesempatan untuk merasakan jalur kereta baru beserta layanan bus pengumpannya tanpa biaya, sekaligus mendorong penggunaan transportasi umum yang lebih besar.
"Jalur Shah Alam LRT3 dan layanan bus pengumpannya tersedia secara gratis hingga 31 Juli agar lebih banyak orang dapat merasakan layanan ini dan beralih ke transportasi umum.
"Jadi jika Anda tinggal, bekerja, atau belajar di sepanjang rute LRT3, inilah saatnya. Tinggalkan mobil Anda sejenak dan coba LRT3 secara gratis hingga 31 Juli. Coba sekali dan, insya-Allah, Anda akan ingin menaikinya lagi," katanya. — Bernama


