Ketua BN, Zahid Hamidi mengatakan pemerintah Johor menunjukkan pencapaian yang baik di bawah kepemimpinan Menteri Besar Onn Hafiz Ghazi.
PENGERANG: Ketua Barisan Nasional (BN), Zahid Hamidi, mengatakan Johor akhirnya memperoleh manfaat yang lebih besar setelah Onn Hafiz Ghazi dilantik sebagai menteri besar pascapemilu negeri Johor 2022, meskipun Hasni Mohammad merupakan 'poster boy' koalisi tersebut saat itu.
Berbicara dalam sebuah program yang diselenggarakan oleh Lembaga Kemajuan Johor Tenggara (Kejora), Zahid mengenang kembali bagaimana Hasni memimpin BN menghadapi pemilu tersebut sebagai calon menteri besar BN.
Ia mengatakan Hasni adalah seorang pemimpin yang baik, mengabdi dengan penuh dedikasi untuk Johor serta merancang berbagai pembangunan bagi negeri itu.
Namun demikian, Zahid mengatakan pengangkatan seseorang sebagai menteri besar bergantung pada perkenan Sultan Johor.
"Saat itu Hasni menjadi seorang pemimpin yang baik. Saya akui hal itu. Tetapi atas perkenan Tuanku, Onn Hafiz telah dipilih sebagai menteri besar yang baru," katanya.
Ia mengibaratkan keadaan itu seperti belanja secara daring ketika seseorang memesan suatu barang tetapi menerima barang lain yang lebih baik.
"Dengan teknologi modern, kita tidak perlu lagi ke pusat perbelanjaan untuk membeli barang. Kita bisa membeli secara daring. Saya pesan satu barang, tetapi barang lain yang datang. Barang yang datang itu lebih baik daripada barang yang saya pesan," katanya.
Hasni merupakan 'poster boy' BN pada pemilu negeri Johor 2022 dan diperkirakan akan tetap menjadi menteri besar apabila koalisi tersebut menang.
BN kemudian mencatat kemenangan besar, namun Onn Hafiz dilantik sebagai menteri besar.
Zahid mengatakan pemerintah negeri di bawah pimpinan Onn Hafiz telah menunjukkan kepemimpinan yang kokoh sejak ia memegang jabatan tersebut.
Katanya, meskipun kesinambungan administrasi penting, pengangkatan menteri besar juga perlu menghormati peran Sultan Johor sebagaimana yang diatur dalam konstitusi.


