Saham Micron Technology (NASDAQ: MU) turun sekitar 5% bahkan saat perusahaan mengumumkan salah satu investasi manufaktur internasional terbesarnya, dengan mengalokasikan sekitar $9,3 miliar untuk memperluas fasilitas produksi semikonduktornya di Hiroshima, Jepang.
Meskipun saham menghadapi tekanan jual di tengah sentimen pasar yang lebih luas dan aksi ambil untung, pengumuman ini menggarisbawahi strategi jangka panjang Micron untuk memperkuat posisinya di pasar memori kecerdasan buatan yang berkembang pesat.
Ekspansi ini merupakan tonggak penting bagi produsen chip memori berbasis di AS tersebut seiring dengan terus meningkatnya permintaan akan teknologi memori canggih di tengah booming AI global. Setelah selesai, fasilitas ini akan memproduksi produk memori generasi berikutnya yang dirancang untuk mendukung sistem AI dan infrastruktur pusat data yang semakin canggih.
Micron secara resmi memulai pembangunan ekspansi berskala besar di situs manufaktur Hiroshima-nya, sebuah proyek yang bernilai sekitar 1,5 triliun yen Jepang, atau sekitar $9,3 miliar.
Fasilitas yang ditingkatkan ini akan berfokus pada produksi dynamic random-access memory (DRAM) canggih beserta teknologi high-bandwidth memory (HBM) mutakhir. Chip memori khusus ini telah menjadi komponen penting untuk akselerator AI dan sistem komputasi berkinerja tinggi, yang memungkinkan prosesor memindahkan data dalam jumlah besar dengan kecepatan yang jauh lebih tinggi dibandingkan memori konvensional.
Micron Technology, Inc., MU
Pengiriman komersial dari fasilitas yang diperluas ini diperkirakan akan dimulai pada musim panas 2028, memberikan Micron kapasitas manufaktur tambahan seiring dengan proyeksi meningkatnya permintaan terkait AI dalam beberapa tahun mendatang.
Pabrik Hiroshima sudah memproduksi produk DRAM, namun investasi terbaru ini akan secara signifikan meningkatkan kemampuan teknologinya melalui pengenalan litografi ultraviolet ekstrem (EUV), sebuah proses manufaktur semikonduktor canggih yang digunakan untuk memproduksi chip memori yang lebih canggih.
Ekspansi ini juga telah menerima dukungan substansial dari pemerintah Jepang, mencerminkan strategi negara tersebut yang lebih luas untuk memperkuat produksi semikonduktor domestik dan mengurangi ketergantungan pada rantai pasokan luar negeri.
Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang telah berkomitmen hingga 500 miliar yen (sekitar $3,1 miliar) untuk proyek ini. Jika digabungkan dengan insentif penelitian, pengembangan, dan manufaktur sebelumnya, total dukungan Jepang untuk Micron kini mencapai sekitar 775 miliar yen, atau hampir $4,8 miliar.
Para pejabat pemerintah semakin memprioritaskan investasi semikonduktor seiring dengan persaingan antar negara untuk mengamankan teknologi kritis yang menggerakkan kecerdasan buatan, komputasi awan, elektronik otomotif, dan aplikasi industri canggih.
Bagi Micron, pendanaan publik membantu menutupi sebagian dari modal besar yang diperlukan untuk membangun dan melengkapi fasilitas fabrikasi semikonduktor generasi berikutnya, di mana alat produksi canggih seringkali berharga miliaran dolar.
Investasi ini dilakukan seiring dengan memori bandwidth tinggi yang telah menjadi salah satu segmen industri semikonduktor dengan pertumbuhan tercepat.
Tidak seperti DRAM tradisional, HBM menumpuk beberapa die memori secara vertikal, yang memungkinkan kecepatan transfer data yang jauh lebih tinggi sekaligus meningkatkan efisiensi daya. Arsitektur ini membuat HBM sangat berharga untuk beban kerja pelatihan dan inferensi AI yang memproses dataset dalam jumlah besar.
Server AI modern sering kali memerlukan beberapa tumpukan HBM yang dipasangkan dengan prosesor grafis yang kuat atau chip AI khusus. Analis industri mengharapkan permintaan untuk perangkat keras komputasi yang berfokus pada AI, termasuk sirkuit terintegrasi khusus aplikasi (ASIC), akan berkembang pesat dalam beberapa tahun ke depan, menciptakan peluang tambahan bagi pemasok memori.
Seiring dengan penyebaran adopsi AI di seluruh komputasi awan, perangkat lunak perusahaan, teknologi otonom, dan penelitian ilmiah, produsen memori berlomba-lomba untuk meningkatkan kapasitas produksi sambil memperkenalkan produk yang semakin canggih.
Postingan Saham Micron (MU); Anjlok 5% saat Investasikan $9,3 Miliar untuk Perluas Fasilitas Produksi Memori AI di Jepang pertama kali muncul di CoinCentral.


