Cryptoharian – Arus dana ke ETF Spot Bitcoin di Amerika Serikat kembali melonjak pada Kamis (9/4/2026). Total 12 ETF spot Bitcoin Amerika membukukan net inflow US$ 358,1 juta, membalikkan tren setelah dua hari berturut-turut mengalami arus keluar. BlackRock menjadi pendorong utama lewat iShares Bitcoin Trust (IBIT), yang mencatat inflow US$ 269,3 juta dalam sehari.
Kinerja itu menjadi salah satu sinyal bahwa minat investor institusi terhadap Bitcoin masih kuat, meski harga aset kripto terbesar itu masih bergerak di bawah puncak 2026. Data BlackRock menunjukkan benchmark Bitcoin pada 10 April 2026 berada di sekitar US$ 73.109, sementara nilai aset bersih IBIT telah mencapai sekitar US$ 57,67 miliar.
Selain IBIT milik BlackRock, ETF FBTC dari Fidelity mencatat inflow US$ 53,3 juta. Bitwise menambah US$ 11,7 juta, ARK 21Shares mencatat US$ 4,8 juta, Franklin Templeton US$ 2,1 juta, VanEck US$ 2,0 juta, dan ETF baru Morgan Stanley, MSBT, menambah US$ 14,9 juta pada hari keduanya.
Secara kumulatif sejak peluncuran ETF spot Bitcoin di AS, data Farside menunjukkan kategori ini telah mengumpulkan sekitar US$ 56,6 miliar net inflow. Angka itu menegaskan bahwa ETF tetap menjadi salah satu pintu utama masuknya modal institusional ke pasar Bitcoin.
Baca Juga: Harga FART Naik 20 Persen Lalu Ambruk, Ternyata Ada yang ‘Bermain’
Masuknya Morgan Stanley ke pasar ETF spot Bitcoin ikut menjadi sorotan besar pekan ini. Produk barunya, MSBT, mulai diperdagangkan pada 8 April 2026. Fortune melaporkan ETF ini mengenakan sponsor fee 0,14 persen, lebih murah dari banyak pesaing dan mencatat volume perdagangan lebih dari US$ 25 juta hanya dalam setengah hari pertama. Bloomberg ETF analyst Eric Bachulnas bahkan menyebut debut MSBT masuk jajaran 1 persen peluncuran ETF terbaik.
Laporan lain menyebut MSBT meraih US$ 30,6 juta inflow pada hari pertama, di tengah persaingan yang makin tajam antar penerbit ETF Bitcoin. Dengan jaringan wealth management Morgan Stanley yang besar, kehadiran MSBT dinilai bisa mengubah peta distribusi produk kripto ke investor tradisional.
Meski pesaing baru terus bermunculan, posisi BlackRock masih sangat dominan. Data resmi BlackRock menunjukkan IBIT memiliki net assets sekitar US$ 57,67 miliar per 10 April 2026 dan tetap menjadi ETF Bitcoin spot terbesar di pasar AS. Di situs resminya, BlackRock juga menegaskan fee IBIT berada di 0,25 persen.
Arus dana besar ke IBIT pada 9 April juga memperkuat narasi bahwa investor ETF Bitcoin cenderung berorientasi jangka panjang. Sejumlah laporan pasar pekan ini menyebut investor IBIT relatif didominasi profil buy-and-hold, bahkan saat Bitcoin sempat terkoreksi dari puncak tahunannya.


