Ripple Bergabung dalam Dorongan 120 Perusahaan saat AS Semakin Dekat dengan Terobosan CLARITY Act
Momentum semakin kuat di Washington terkait aturan struktur pasar kripto yang telah lama dinantikan, dengan Ripple dan koalisi luas perusahaan aset digital yang secara aktif membentuk perdebatan kebijakan.
Sebagaimana dicatat oleh analis pasar ChartNerd, Ripple termasuk di antara sekitar 120 perusahaan di industri aset digital, termasuk OKX, Chainalysis, dan Chainlink Labs, yang bekerja sama dengan Blockchain Association dan Crypto Council for Innovation untuk mendesak Komite Perbankan Senat agar melanjutkan markup CLARITY Act, sebuah kerangka yang diusulkan untuk menghadirkan struktur regulasi yang lebih jelas bagi pasar aset digital AS.
Bagi banyak pihak di industri ini, dorongan ini mencerminkan meningkatnya frustrasi terhadap ketidakpastian regulasi yang terus berlanjut.
Tanpa kerangka yang terpadu, pengawasan menjadi terfragmentasi, dengan peran lembaga yang tumpang tindih dan perlakuan yang tidak konsisten terhadap aset kripto serupa. Para pendukung CLARITY Act menyatakan bahwa undang-undang ini dapat membantu memperbaiki situasi tersebut dengan membagi tanggung jawab secara jelas dan menetapkan aturan kepatuhan yang lebih konsisten di seluruh pasar.
CLARITY Act Mendapatkan Momentum saat Washington Mempertimbangkan Kerangka Kripto di Tengah Perdebatan Stablecoin
Sinyal regulasi menunjukkan momentum yang semakin kuat di balik undang-undang ini. Ketua CFTC Mike Selig baru-baru ini mengatakan kepada para pembuat undang-undang bahwa ia memperkirakan CLARITY Act pada akhirnya bisa sampai ke meja Presiden Trump, yang menggarisbawahi kepercayaan yang meningkat bahwa Kongres semakin dekat untuk mencapai kesepakatan mengenai kerangka struktur pasar kripto yang komprehensif.
Meskipun jadwalnya masih belum pasti, nada Washington telah bergeser dengan jelas dari skeptisisme menuju negosiasi aktif.
Jalan ke depan masih tidak mulus. Senator Thom Tillis telah meminta Komite Perbankan Senat untuk menunda markup hingga Mei, dengan menunjuk pada perdebatan yang belum terselesaikan mengenai ketentuan imbal hasil stablecoin.
Inti dari perselisihan ini adalah bagaimana stablecoin yang menghasilkan imbal hasil seharusnya diatur, sebuah isu yang terus memecah belah para pembuat undang-undang dan pemangku kepentingan industri. Beberapa pihak berpendapat bahwa penundaan diperlukan untuk memperkuat perlindungan dan menutup celah regulasi, sementara yang lain memperingatkan bahwa memperlambat proses lebih lanjut berisiko memperpanjang ketidakpastian pada saat sektor ini mendorong adanya kejelasan.
Oleh karena itu, perkembangan ini menyoroti titik kritis dalam kebijakan kripto AS. Kelompok industri mendesak tindakan yang lebih cepat dan aturan yang lebih jelas, sementara para legislator terus menavigasi perpecahan teknis dan ideologis yang sudah lama ada dan telah membentuk perdebatan seputar regulasi aset digital.
Fase berikutnya untuk CLARITY Act kemungkinan besar akan bergantung pada seberapa cepat perbedaan-perbedaan ini dapat diselesaikan. Namun, arah perjalanannya semakin jelas: pertanyaannya bukan lagi apakah regulasi akan datang, melainkan bagaimana regulasi itu akan disusun, dan kapan regulasi itu akhirnya akan terbentuk.
Source: https://coinpaper.com/16564/senate-pressure-mounts-as-ripple-joins-120-voices-on-clarity-act-push







