Sejumlah altcoin besar mulai menjadi sorotan pasar memasuki Mei 2026. Chainlink (LINK), Ethereum (ETH), Kaspa (KAS), Sui (SUI), dan NEAR Protocol (NEAR) disebut menunjukkan pola teknikal yang semakin ketat setelah berbulan-bulan bergerak dalam fase akumulasi.
Dijelaskan BeInCrypto, kelima aset tersebut sama-sama mencatatkan volatilitas yang menurun, volume perdagangan yang mulai menipis, dan indikator RSI yang berada di area pemulihan. Kondisi ini membuat pasar menilai adanya peluang rotasi altcoin apabila momentum makro tetap mendukung.
Chainlink menjadi salah satu altcoin yang masuk radar trader. LINK diperdagangkan di sekitar US$9,13 setelah terkoreksi dari swing high Agustus 2025 di dekat US$31.
Pada grafik mingguan, LINK menunjukkan pola akumulasi yang mulai terbentuk sejak Januari 2026. Area support utama berada di kisaran US$5,50 hingga US$7,50, sementara resistance pertama berada di sekitar US$13.
Dalam timeframe harian, LINK membentuk pola ascending triangle sejak Februari. Jika mampu menembus resistance US$10, LINK berpotensi bergerak menuju target bullish di sekitar US$11,92. Namun, jika gagal mempertahankan garis tren naik, harga dapat kembali melemah ke area US$8 hingga US$6,80.
Sentimen fundamental LINK juga diperkuat oleh kemitraan OpenAssets yang diumumkan pada April. Kerja sama ini dikaitkan dengan aliran tokenisasi aset dunia nyata atau real-world assets melalui oracle Chainlink.
Ethereum juga masuk dalam daftar altcoin yang berpotensi mengalami breakout. ETH diperdagangkan di sekitar US$2.265 setelah mengalami koreksi tajam dari rekor tertinggi Agustus 2025 di US$4.956.
Pada grafik mingguan, ETH sempat membentuk dasar di US$1.748 pada 2 Februari sebelum kembali merebut area support US$2.200. Resistance besar berikutnya berada di US$2.701, sementara zona supply lebih dalam berada di kisaran US$3.400 hingga US$3.600.
Secara harian, ETH bergerak dalam ascending parallel channel sejak titik terendah Februari. Area US$2.400 menjadi resistance penting jangka pendek. Jika ETH kehilangan level US$2.140, peluang pelemahan menuju US$2.000 dapat kembali terbuka.
Dari sisi fundamental, Ethereum masih mendapat dukungan dari efek lanjutan upgrade Fusaka yang aktif pada 3 Desember 2025. Upgrade tersebut meningkatkan kapasitas blob dan batas gas, sehingga turut mendukung penurunan biaya transaksi di Layer 2.
Kaspa (KAS) juga menunjukkan setup teknikal menarik. KAS diperdagangkan di sekitar US$0,0325 setelah terkoreksi dalam dari puncak 2024 di atas US$0,20.
Pada grafik mingguan, KAS membentuk falling wedge jangka panjang yang telah menekan pergerakan harga sejak akhir 2024. Jika breakout terjadi, target pertama berada di sekitar US$0,054, lalu berlanjut ke US$0,075.
Support utama KAS saat ini berada di dekat US$0,030. Level tersebut menjadi area penting yang telah menahan harga sejak Januari 2026.
Katalis utama Kaspa adalah hard fork Toccata yang dijadwalkan aktif di mainnet pada 5–20 Juni 2026. Upgrade ini akan membawa token KRC-20 native, programmable covenants melalui Silverscript compiler, dan verifikasi zero-knowledge di base layer.
Baca juga: 3 Altcoin Ini Jadi Sorotan Akhir April, Hati-Hati Sinyal Palsu!
Sui (SUI) berada di area penting setelah terkoreksi tajam dari all-time high 2025 di atas US$5,30. Harga SUI kini bergerak di sekitar US$0,91 dan menguji support bawah dari range tahunan.
Jika support tersebut gagal bertahan, SUI berisiko turun lebih dalam menuju area US$0,355. Namun, jika mampu bertahan, target bullish pertama berada di sekitar US$1,43, lalu berlanjut ke US$2,27.
Sentimen SUI datang dari peluncuran futures SUI teregulasi oleh CME Group pada 4 Mei 2026. Produk ini membuka akses institusional yang lebih langsung terhadap SUI.
Selain itu, sentimen lain datang dari pengajuan Grayscale Sui Trust S-1 dan peluncuran 21Shares 2x SUI ETF, yang dapat menambah minat investor terhadap aset tersebut.
NEAR Protocol juga masuk daftar altcoin yang diperhatikan trader. NEAR diperdagangkan di sekitar US$1,30 setelah berbulan-bulan bergerak di zona support jangka panjang.
Harga NEAR kini mendekati garis tren menurun multi-tahun yang terbentuk dari puncak 2022 di sekitar US$20 dan lower high pada 2024. Jika breakout terjadi, target pertama berada di US$3,30, sementara target berikutnya berada di sekitar US$8.
Narasi utama NEAR saat ini adalah fokus pada user-owned AI. Roadmap 2026 NEAR menargetkan peningkatan skalabilitas hingga satu juta transaksi per detik, serta pengembangan AI-Intents, NEAR AI Cloud, dan marketplace GPU berbasis TEE.
Potensi ETF spot NEAR dari Grayscale dan Bitwise juga menjadi katalis tambahan yang dapat mendorong sentimen pasar.
Menurut Tim Research Tokocrypto, kelima altcoin ini menunjukkan pola yang mirip, yaitu volatilitas rendah, volume yang menyusut, dan RSI yang mulai mencoba pulih. Kombinasi teknikal tersebut sering kali menjadi tanda bahwa pasar sedang menunggu pergerakan besar berikutnya.
Namun, peluang breakout tetap bergantung pada kondisi makro dan arah Bitcoin. Jika Bitcoin mampu bertahan dalam fase konsolidasi dan sentimen pasar membaik, Mei 2026 berpotensi menjadi momentum rotasi altcoin.
Sebaliknya, jika kondisi makro memburuk, pola kompresi harga tersebut dapat berubah menjadi sinyal breakdown. Karena itu, trader tetap perlu mencermati level support dan resistance utama sebelum mengambil keputusan.
Baca Juga: Kapitalisasi Pasar Altcoin Tersungkur Saat Bitcoin Memimpin
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
The post 5 Altcoin Potensial di Mei 2026, LINK-SUI Masuk Radar Trader appeared first on Tokocrypto News.

