Harga Toncoin (TON) berhasil breakout dari zona akumulasi selama empat bulan, naik menembus US$1,74 pada 5 Mei. Lonjakan ini terjadi setelah Telegram menegaskan bahwa mereka akan menggantikan TON Foundation sebagai validator terbesar jaringan tersebut.
Breakout ini menyentuh 0,236 Fibonacci retracement dari penurunan Agustus 2025 sampai Februari 2026. Volume harian mencatat kenaikan terbesar dalam tujuh bulan terakhir.
Chart harian menunjukkan Toncoin berada di zona akumulasi sempit antara US$1,20 hingga US$1,55 sejak awal tahun. Konsolidasi selama empat bulan ini terjadi setelah penurunan tajam di bulan Januari. Whale terus menambah posisi meskipun sentimen pasar sedang lemah.
Candle 5 Mei ditutup di atas batas atas zona itu dan mendorong harga ke US$1,74. Level ini sesuai dengan 0,236 Fibonacci retracement dari penurunan Agustus 2025 sampai Februari 2026. Rentang retracement dimulai dari swing high US$3,75 hingga level terendah Februari di US$1,26.
Volume memperlihatkan alasan di balik pergerakan ini. Volume harian sudah menurun sejak Oktober 2025. Breakout candle mencetak bar hijau terbesar dalam sekitar tujuh bulan. Ekspansi seperti ini biasanya memastikan adanya perubahan struktur, bukan sekadar short squeeze.
Relative Strength Index di timeframe harian menembus jauh ke area overbought. Untuk pertama kalinya sejak Februari, RSI naik di atas 70. Biasanya, ketika breakout baru dimulai, angka RSI yang bertahan di atas 70 jarang langsung berbalik arah secara tiba-tiba.
Volatilitas juga ikut melonjak tajam. Bollinger Band Width Percentile menunjukkan angka merah yang ekstrem. Ini menandakan fase kompresi sudah selesai, dan pergerakan harga yang terarah sedang berlangsung.
Pergerakan harga Toncoin selaras dengan kekuatan pasar aset kripto secara umum. Bitcoin mencatat kenaikan 3% dalam satu sesi. Pergerakan harian TON sebesar 27% menunjukkan altcoin ini jauh mengungguli aset lain.
Chart empat jam memastikan breakout harian, bahkan sinyal momentum terlihat lebih tajam. RSI di timeframe ini hampir menyentuh 90.
Biasanya, angka ekstrem seperti ini menghasilkan jeda singkat untuk pendinginan, dan bukan pembalikan arah secara instan. Histogram MACD mencatat bar hijau yang semakin tinggi di setiap candle, menandakan momentum masih terus meningkat.
Koreksi harga tidak akan langsung membatalkan pola bullish. Support pertama berada di US$1,52, yaitu batas atas zona akumulasi. Support yang lebih dalam menunggu di US$1,38, yang merupakan tengah-tengah rentang tempat reli dimulai.
Retest yang sukses di US$1,52 menawarkan titik masuk yang lebih kuat daripada mengejar kenaikan saat ini.
Jika buyer berhasil mempertahankan breakout, target selanjutnya berada sedikit di bawah 0,382 Fibonacci retracement pada US$2,12. Target kedua berada di 0,618 Fibonacci retracement yaitu US$2,74, sekitar 60% lebih tinggi dari harga saat ini.
Faktor fundamental juga mendukung kelanjutan tren ini. Pavel Durov mengonfirmasi Telegram melakukan staking 2,2 juta TON agar menjadi validator terbesar di jaringan pada 30 April. Upgrade protokol pada 1 Mei memangkas biaya transaksi sekitar enam kali lipat menjadi hanya sekitar US$0,0005.
Roadmap MTONGA milik Durov bertujuan menjadikan TON sebagai settlement layer hampir tanpa biaya bagi para pengguna messenger itu. Eksklusivitas ini memberikan alasan struktural bagi trader untuk melihat penurunan harga sebagai peluang beli, bukan sinyal puncak harga.
Penutupan harga di bawah US$1,38 akan membatalkan skenario breakout. Kalau harga tetap di atas level itu, jalan ke US$2,74 masih terbuka lebar.