Para pengguna Revolut di seluruh dunia melihat harga Bitcoin (BTC) sempat tampil di angka US$0,02 pada hari Jumat setelah terjadi gangguan pada grafik di aplikasi fintech tersebut, sebelum harganya kembali normal hanya dalam hitungan detik.
Masalah tampilan ini muncul melalui grafik dan notifikasi push di aplikasi Revolut, sehingga menimbulkan kebingungan luas di X (Twitter) dan Reddit. Sementara itu, Bitcoin tetap diperdagangkan di atas US$80.000 di semua exchange utama selama kejadian tersebut.
Tangkapan layar yang beredar di media sosial memperlihatkan candle Bitcoin turun hingga US$0,019916 pada grafik di aplikasi Revolut, dengan gangguan serupa juga tampak pada Solana (SOL), XRP, dan beberapa token lainnya.
Beberapa pengguna menerima notifikasi yang mengatakan BTC telah mencapai level terendah 52 minggu. Gangguan ini hanya berlangsung beberapa detik bagi sebagian besar akun yang terdampak.
Ikuti kami di X untuk dapatkan berita terbaru secara real time
CoinGecko dan CoinMarketCap tidak menampilkan pergerakan harga yang sama di exchange yang dipantau, sehingga menunjukkan bahwa masalah tersebut hanya terjadi pada lapisan tampilan Revolut dan bukan gerakan pasar yang sebenarnya.
Tim Dukungan Revolut mengungkapkan bahwa perusahaan sedang mengalami masalah teknis yang memengaruhi beberapa fitur aset kripto, dan para engineer aktif menyelidiki penyebab utamanya.
Perusahaan fintech yang memegang lisensi MiCA dari Siprus serta melayani lebih dari 68 juta pelanggan di 40 pasar ini belum memaparkan apa penyebab gangguan pada data harga tersebut.
Kejadian di layar tersebut terjadi saat aktivitas perdagangan Bitcoin cenderung sepi, ketika harganya hampir turun di bawah US$80.000 setelah koreksi ringan yang memicu likuidasi futures hampir US$300 juta.
Tidak ada laporan dari pengguna yang menyatakan ada order yang terisi di harga error tersebut.
Pengguna di Eropa dan negara lain menyebut saldo mereka serta order yang tertunda tetap aman, walaupun kejadian ini kembali memunculkan kekhawatiran soal bagaimana aplikasi terpusat menangani data harga dari pihak ketiga di saat pasar sedang volatil.
Revolut terus memperluas layanan kriptonya, termasuk pembayaran stablecoin di Polygon, meski telah melakukan delisting pada beberapa altcoin tahun lalu.

