Informasi baru terungkap pada Sabtu tentang bagaimana Centers for Disease Control and Prevention merencanakan respons terhadap penumpang Amerika yang terdampar di kapal pesiar mewah di tengah wabah hantavirus, menurut laporan.
Sebuah tim CDC dijadwalkan untuk menemui 17 warga Amerika yang berada di atas kapal pesiar tempat wabah virus mematikan yang dibawa tikus itu terjadi, dilaporkan oleh MS NOW. Mereka diperkirakan akan diangkut untuk observasi ke National Quarantine Unit di Omaha, Nebraska.

Michael Wadman, Direktur National Quarantine Unit, menjelaskan bagaimana setiap orang akan memiliki ruang isolasi sendiri, mirip seperti kamar hotel, dengan akses WiFi, peralatan olahraga, dan layanan pengantaran makanan.
Pejabat kesehatan menyatakan bahwa tidak ada penumpang di kapal yang saat ini menunjukkan gejala virus tersebut, dilaporkan MS NOW. Gejala dapat muncul dalam beberapa hari atau minggu, sehingga pejabat kesehatan berencana memantau para penumpang untuk melihat apakah mereka menunjukkan tanda-tanda virus tersebut.
MV Hondius telah terdampar di lepas pantai Tanjung Verde sepanjang minggu ini, namun kini telah kembali berlayar dengan rencana menurunkan penumpang di Kepulauan Canary mulai Senin. Tiga penumpang telah meninggal di atas kapal, dan delapan kasus yang dikonfirmasi telah dikaitkan dengan pelayaran tersebut, yang mendorong evakuasi medis di Afrika Selatan, Swiss, dan Belanda.

