Cryptoharian – Dogecoin (DOGE) saat ini masih bergerak dalam area konsolidasi lebar, sementara indikator teknikal jangka pendek menunjukkan harga berada di zona penentuan. Sejumlah analis menilai pergerakan berikutnya bisa menjadi penentu apakah DOGE hanya akan sideways lebih lama atau mulai membangun momentum pemulihan baru.
Analis Bitcoinsensus menyoroti pola mini-cycle Dogecoin yang dinilai mulai kembali terulang.
Menurut analisis tersebut, DOGE saat ini diperdagangkan di sekitar US$ 0,094 dan masih bergerak di dalam area akumulasi besar, mirip dengan dua fase sebelumnya yang berakhir dengan reli tajam.
Fase akumulasi pertama terjadi sepanjang 2023 hingga awal 2024, sebelum DOGE melonjak sekitar 190 persen. Setelah itu, fase akumulasi kedua muncul pada akhir 2024 dan berujung pada kenaikan sekitar 480 persen menuju puncak harga akhir 2025.
Kini, struktur terbaru disebut sebagai “Accumulation 3?”, karena DOGE kembali bergerak sideways dalam range lebar setelah turun dari level tinggi pertengahan 2025.
Namun, analis menegaskan bahwa fase ini belum memberikan konfirmasi bullish.
DOGE masih diperdagangkan di bagian bawah range dan harus mampu menembus garis tren turun dari puncak sebelumnya untuk memperkuat peluang pemulihan.
Selama resisten tersebut belum ditembus, pergerakan DOGE masih dianggap sebagai fase kompresi, bukan breakout.
Baca Juga: Pendiri Binance Curiga Ada Upaya Jegal Dirinya di Amerika
Ichimoku Tunjukkan DOGE Ada di Zona Keputusan
Di sisi lain, analis Trader Tardigrade melihat kondisi DOGE dari indikator Ichimoku Cloud pada timeframe 4 jam.
Saat ini, harga Dogecoin terlihat masuk ke dalam area cloud atau Kumo, setelah sebelumnya sempat tertahan oleh support dinamis dari struktur tersebut.
Dalam analisis Ichimoku, cloud biasanya berfungsi sebagai area support atau resistance dinamis.
Pada kasus DOGE, cloud hijau berhasil menahan tekanan jual lebih dalam, yang menandakan buyer masih mempertahankan area bawah untuk sementara waktu.
Namun, sinyal bullish juga belum sepenuhnya terkonfirmasi.
Masuknya harga ke dalam cloud justru sering diartikan sebagai fase konsolidasi atau kebingungan arah market.
Artinya, pergerakan besar baru kemungkinan muncul setelah DOGE berhasil keluar dari area cloud tersebut.

