Saham perhiasan India turun hingga 12% setelah Perdana Menteri Modi meminta rumah tangga untuk menunda pembelian emas selama satu tahun.Saham perhiasan India turun hingga 12% setelah Perdana Menteri Modi meminta rumah tangga untuk menunda pembelian emas selama satu tahun.

Saham Perhiasan India Turun 12% saat Modi Bidik Tagihan Impor Emas US$72 Miliar

2026/05/11 19:42
durasi baca 2 menit
Untuk memberikan masukan atau menyampaikan kekhawatiran terkait konten ini, silakan hubungi kami di [email protected]

Saham perhiasan India mengalami aksi jual besar-besaran dalam satu hari pada hari Senin. Retailer besar anjlok sampai 12% setelah Perdana Menteri Narendra Modi mengimbau jeda selama satu tahun untuk pembelian emas.

Indeks Nifty Consumer Durables ditutup turun 4%, dan Titan menjadi penekan terbesar untuk Nifty 50.

Di Balik Aksi Jual Saham Perhiasan India

Senco Gold dan Thangamayil Jewellery masing-masing turun sekitar 9%. Kalyan Jewellers merosot 8%. Titan Company dan Goldiam International melemah sekitar 6%, sementara Sky Gold kehilangan hingga 12% selama perdagangan intraday.

Aksi jual terjadi sejak pembukaan pasar dan semakin tajam di sesi sore.

Saham Perhiasan India Turun. Saham Perhiasan India Turun.

Investor memperkirakan volume penjualan yang lebih lemah untuk musim pernikahan mendatang, yang merupakan sekitar setengah dari pembelian emas tahunan India.

Jumlah pembeli ritel yang lebih rendah bakal langsung memukul pendapatan di segmen penjualan emas. Kebijakan ini bisa menekan pertumbuhan penjualan toko yang sama dalam dua kuartal ke depan.

Mengapa Modi Menyoroti Permintaan Emas di India

India adalah konsumen emas terbesar kedua di dunia setelah Cina dan menjadi pasar impor utama untuk logam mulia ini.

Impor emas naik 24% menjadi US$71,98 miliar di tahun fiskal 2025-26. Jumlah ini naik dibanding tahun sebelumnya yang hanya US$58 miliar, menurut data pemerintah.

Imbauan Perdana Menteri di akhir pekan hadir setelah harga minyak Brent melonjak akibat tensi di Asia Barat. India mengimpor sekitar 85% kebutuhan minyaknya, dan pembelian emas besar-besaran makin memperbesar arus keluar dolar di saat-saat seperti ini.

Dua kategori impor tersebut menjadi pendorong utama tekanan perdagangan luar negeri India.

Cadangan devisa turun US$7,79 miliar pada pekan yang berakhir 1 Mei menjadi US$690,69 miliar. Rupee juga melemah menembus level 95 per dolar selama sesi perdagangan.

Performa Harga USD/INRPerforma Harga USD/INR | Sumber: TradingView

India VIX melonjak 11,89% menjadi 18,84, sementara Sensex ditutup turun 1.004 poin ke level 76.321,62.

Banyak pihak memperkirakan Reserve Bank of India bakal mempertahankan kekuatan rupee. Kini, saham perhiasan India menghadapi ujian penting seiring pembatasan emas yang berlanjut ke musim pernikahan.

Sektor ritel emas saat ini menjadi bagian paling rentan di Dalal Street.

Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.

Debut Global KAIO

Debut Global KAIODebut Global KAIO

Nikmati trading KAIO 0 biaya dan ikuti ledakan RWA