Cryptoharian – Salah satu analis kripto terkenal, yakni Michael van de Poppe memberikan pandangan terbarunya di media sosial X. Dalam pernyataannya, Poppe menilai tidak ada alasan kuat untuk langsung mengharapkan Bitcoin jatuh tajam dari level saat ini.
Menurutnya, meski banyak pelaku pasar masih percaya BTC sedang membentuk bear flag dan akan turun ke US$ 50.000 tahun ini, struktur harga saat ini justru menunjukkan tanda pemulihan yang lebih kuat.
“Coba bandingkan guncangan pasar pada Februari lalu dengan crash besar seperti Covid. Saat itu, banyak trader juga menyerukan harga akan terus turun, namun market justru mampu pulih setelah tekanan esktrem,” ungkap Poppe.
Ia juga mengingatkan pola serupa pernah terjadi pada 2018, ketika Bitcoin menyentuh area US$ 3.300 dan banyak analis masih menunggu harga lebih rendah.
“Begitu juga untuk tahun 2018. Kita menyentuh US$ 3.300, tapi kita pasti akan melihat level yang lebih rendah,” ujarnya.
Bitcoin Dinilai Masih Punya Bid Kuat
Berdasarkan pengamatannya, Bitcoin memang masih bisa kembali menguji area US$ 70.000 hingga US$ 75.000. Namun untuk saat ini, ia melihat arah jangka pendek masih cenderung naik.
“Ini karena harga BTC masih bergerak di atas 21-Day Moving Average dan mulai mengubah beberapa level penting menjadi support,” kata Poppe.
Baca Juga: Retail Mulai FOMO, Bitcoin Disebut Siap Jebak Trader
Selain itu, ia melihat adanya permintaan beli yang konsisten, sementara Nasdaq juga tetap menunjukkan kekuatan.
Kombinasi tersebut membuat skenario penurunan tajam secara tiba-tiba dinilai belum memiliki dasar kuat.
Resisten Utama di Level Berikut
Selain itu, Poppe menyebut area resisten berikutnya ada di kisaran US$ 85.000 hingga US$ 88.000.
Jika Bitcoin mampu menembus zona tersebut, peluang untuk melanjutkan kenaikan bisa semakin terbuka.
Namun jika gagal, koreksi ke area support US$ 70.000 hingga US$ 75.000 masih tetap mungkin terjadi.
“Harga Bitcoin bergerak di atas MA 21 Day, jelas membalik level-level menjadi support dan ada tawaran beli yang konsisten dan jelas yang muncul, sementara Nasdaq tetap sekuat sekarang. Area resistensi berikutnya adalah antara US$ 85.000 – US$ 88.000,” pungkas Poppe.


