Sui (SUI) turun hampir 10% dari level tertinggi hari Minggu, sehingga menimbulkan pertanyaan apakah reli altcoin ini mulai kehilangan momentum.
Penurunan ini terjadi setelah breakout tajam yang membuat SUI melonjak hampir 40% selama sepekan terakhir, menjadikannya salah satu altcoin top gainer di pasar.
Data pasar memperlihatkan bahwa SUI mencapai level tertinggi intraday di US$1,42 pada hari Minggu, yang merupakan angka tertingginya sejak akhir Januari, sebelum akhirnya terkoreksi. Pemicu utama reli ini berasal dari SUI Group Holdings.
Perusahaan itu melaporkan bahwa mereka telah menambah kepemilikan treasury menjadi 108.728.129 SUI. Mereka juga menambahkan bahwa “sebagian besar” dari kepemilikan tersebut kini di-staking dengan estimasi imbal hasil 1,8%. Langkah ini berhasil menarik lagi 2,7% suplai dari pasar likuid.
Ikuti kami di X untuk mendapatkan update berita terbaru secara langsung
Meski sebelumnya menguat tajam, SUI justru terkoreksi. Pada waktu publikasi, altcoin ini diperdagangkan di US$1,273, turun 4% dalam 24 jam terakhir dan hampir 10% di bawah level tertinggi hari Minggu.
Koreksi ini terjadi setelah Relative Strength Index (RSI) SUI naik ke zona overbought ekstrem di 84,4 sebelum turun menjadi 75,94, sehingga penurunan ini disebut sebagai reaksi alami pasar setelah kenaikan pesat.
Pasar aset kripto secara keseluruhan juga mengalami pelemahan, dengan kapitalisasi pasar total turun 0,33% dalam sehari terakhir karena banyak altcoin mencatat kerugian.
Sementara itu, aktivitas on-chain di ekosistem Sui Network masih tetap kuat. Data DefiLlama memperlihatkan bahwa total value locked (TVL) naik menjadi sekitar US$653 juta, dari sekitar US$541,9 juta di awal Mei.
Pasokan stablecoin di jaringan ini juga naik 4,5% dalam sepekan terakhir, sementara volume di decentralized exchange melonjak lebih dari 200%.
Santiment juga menuturkan bahwa dominasi sosial SUI selama reli berada di kisaran 0,13% sampai 0,15%, masih di bawah lonjakan 0,38% yang dicapai pada 6 Mei.
Meskipun begitu, SUI masih sekitar 76% di bawah all-time high dan masih diperdagangkan di bawah puncaknya pada awal 2026, sehingga token ini tetap berada di wilayah negatif sejak awal tahun.
Jadi, apakah SUI bisa kembali ke puncak bulan Januari akan sangat bergantung pada permintaan investor dan masuknya dana treasury perusahaan melampaui unlock token bulanan. Pertumbuhan jaringan yang berkelanjutan dan tekanan beli yang konsisten bisa menjadi faktor penentu kekuatan reli berikutnya.
Subscribe kanal YouTube kami untuk menyaksikan pemimpin dan jurnalis membagikan insight ahli

