Bureau of Labor Statistics (BLS) AS akan merilis data Consumer Price Index (CPI) untuk bulan April pada hari Selasa. Laporan ini diperkirakan akan menunjukkan lBureau of Labor Statistics (BLS) AS akan merilis data Consumer Price Index (CPI) untuk bulan April pada hari Selasa. Laporan ini diperkirakan akan menunjukkan l

Inflasi AS Siap Naik Tajam Lagi saat Konflik AS-Iran Dongkrak Harga Minyak

2026/05/12 13:58
durasi baca 3 menit
Untuk memberikan masukan atau menyampaikan kekhawatiran terkait konten ini, silakan hubungi kami di [email protected]

Bureau of Labor Statistics (BLS) AS akan merilis data Consumer Price Index (CPI) untuk bulan April pada hari Selasa.

Laporan ini diperkirakan akan menunjukkan lonjakan inflasi konsumen yang signifikan lagi setelah kenaikan tajam pada Maret, didorong oleh harga minyak yang tinggi akibat konflik yang masih berlangsung antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

CPI bulanan diproyeksikan naik 0,6%, setelah sebelumnya mencatat kenaikan 0,9% pada Maret, sementara angka tahunan diperkirakan akan menyentuh level tertinggi sejak September 2023 yaitu 3,7%, naik dari 3,3% pada Maret.

Angka CPI inti, yang tidak memasukkan harga makanan dan energi yang bergejolak, diprediksi akan mencapai 0,4% secara bulanan dan 2,7% secara tahunan.

Sejak awal konflik di Timur Tengah pada 28 Februari hingga akhir April, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) per barel naik lebih dari 50%. Walaupun harga minyak mentah terkoreksi turun di minggu pertama Mei, angkanya masih sekitar 40% lebih tinggi dibandingkan sebelum perang AS-Iran.

Dalam memprediksi data inflasi, “ekonom kami memperkirakan inflasi utama akan naik sebesar +0,58% month-on-month, melandai dari +0,9% pada Maret, tapi masih tetap cukup tinggi,” ujar Jim Reid dari Deutsche Bank.

Apa yang Bisa Diharapkan dari Laporan Data CPI Berikutnya?

Angka CPI untuk April akan mencerminkan dampak harga minyak yang terus tinggi terhadap inflasi. Karena hal ini sudah diperkirakan, angka inflasi inti akan membantu pasar menilai apakah biaya energi yang naik mulai merambat ke sektor ekonomi lain dan mendorong harga barang serta jasa lainnya.

Bila angka CPI inti bulanannya melebihi ekspektasi pasar di 0,4%, maka bisa memperkuat kekhawatiran inflasi tinggi akan semakin mengakar dalam perekonomian. Sebaliknya, jika angkanya di bawah prediksi analis, kekhawatiran soal lonjakan harga bisa sedikit mereda.

Meski begitu, bahkan dalam skenario kedua ini, investor sepertinya belum bisa benar-benar tenang karena krisis AS-Iran masih belum selesai serta minimnya aktivitas angkatan laut di Selat Hormuz tetap menjadi risiko besar bagi rantai pasok energi global.

Presiden Federal Reserve (The Fed) Minneapolis, Neel Kashkari, menuturkan bahwa kejutan harga dari penutupan selat yang berkepanjangan bisa membuat ekspektasi inflasi jadi berisiko dan membutuhkan respons kebijakan yang tegas.

Begitu juga, Presiden The Fed St. Louis Alberto Musalem menerangkan bahwa inflasi saat ini jauh di atas target The Fed dan menambahkan bahwa para pembuat kebijakan harus memperhatikan inflasi mendasar, serta dampak tarif dan harga minyak.

Bagaimana Laporan Consumer Price Index AS Dapat Mempengaruhi EUR/USD?

Saat ini, pasar memperkirakan sekitar 73% kemungkinan The Fed akan tetap mempertahankan suku bunga acuan di 3,5%-3,75% hingga akhir tahun. Adapun peluang kenaikan 25 basis poin (bps) ada di kisaran 20%, menurut CME FedWatch Tool.

Sumber: CME GroupSumber: CME Group

Jika angka CPI inti bulanan untuk April lebih tinggi dari perkiraan, investor bisa mulai mengantisipasi kenaikan suku bunga lagi di akhir tahun. Dalam situasi ini, Dolar AS (USD) kemungkinan langsung menguat.

Di sisi lain, bila angka CPI inti justru melemah, USD bisa kehilangan kekuatan. Akan tetapi, kecuali ada perkembangan besar yang menunjukkan konflik AS-Iran segera berakhir, pelemahan USD kemungkinan hanya akan berlangsung sebentar.

Eren Sengezer, Lead Analyst European Session di FXStreet, membagikan outlook teknikal singkat untuk EUR/USD.

grafik harian EUR/USDGrafik Harian EUR/USD
Peluang Pasar
Logo INI
Harga INI(INI)
$0.12589
$0.12589$0.12589
-0.07%
USD
Grafik Harga Live INI (INI)
Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.

Debut Global KAIO

Debut Global KAIODebut Global KAIO

Nikmati trading KAIO 0 biaya dan ikuti ledakan RWA