Rep. Nick Begich memperkenalkan American Reserve Modernization Act (ARMA) di DPR pada hari Kamis, yaitu sebuah RUU yang akan mengesahkan Strategic Bitcoin Reserve AS ke dalam undang-undang federal permanen.
Anggota Partai Republik Alaska ini mengajukan legislasi tersebut bersama 16 rekan sponsor awal. ARMA akan mengunci kepemilikan bitcoin (BTC) milik pemerintah federal setidaknya selama 20 tahun dan mensyaratkan akuisisi yang tidak membebani anggaran.
ARMA dibangun di atas kerangka BITCOIN Act sebelumnya dan bertujuan untuk mengokohkan Perintah Eksekutif Maret 2025 dari Presiden Donald Trump dalam bentuk undang-undang tertulis. Statuta akan bertahan lebih lama dibanding perintah eksekutif, yang bisa dicabut oleh pemerintahan berikutnya kapan saja.
Selain itu, RUU ini memberikan wewenang kepada Treasury untuk memperoleh hingga 200.000 BTC per tahun selama lima tahun, dengan target cadangan sebanyak satu juta koin.
Akuisisi harus dilakukan tanpa membebankan anggaran baru kepada pembayar pajak, sejalan dengan usulan pendanaan dari hasil penjualan emas yang pernah dikaitkan dengan Senator Cynthia Lummis (R-WY).
Masa simpan 20 tahun berlaku untuk semua bitcoin yang dikuasai pemerintah federal, termasuk sekitar 198.000 hingga 328.000 BTC yang sudah dikumpulkan dari hasil penyitaan kriminal seperti kasus Silk Road dan peretasan Bitfinex.
Bitcoin Policy Institute mendukung paket ini sebagai langkah menuju standardisasi pengelolaan aset pemerintah secara profesional. Menariknya, kelompok ini menyebut RUU ini sebagai titik balik bagi konsep cadangan Bitcoin strategis.
Dengar pendapat komite dalam beberapa minggu ke depan akan menjadi sinyal seberapa cepat ARMA bisa maju.

